Cak Imin Puji Prabowo: Politik Anggaran MBG Adalah Cita-cita Bangsa

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Suasana aktivitas 'Satu Tahun Perjalanan Makan Bergizi Gratis dalam Upaya Pemberdayaan Masyarakat', di Kemenko PMK, Jakarta (16/4/2026). Foto: Kevin Daniel/kumparan

Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat (Menko PM), Muhaimin Iskandar alias Cak Imin, memuji langkah Presiden Prabowo Subianto dalam mengeksekusi program Makan Bergizi Gratis (MBG). Menurutnya, program ini bukan sekadar pemenuhan gizi, melainkan bentuk nyata dari strategi politik anggaran nan telah menjadi cita-cita lama bangsa Indonesia.

​"Politik anggaran melalui program Makan Bergizi Gratis ini adalah cita-cita nan banget lama sebagai sebuah bangsa. Politik anggaran ialah langkah kita mengelola anggaran nan bisa sigap dinikmati dan melibatkan seluruh pihak," ujar Cak Imin usai aktivitas refleksi satu tahun program MBG di Jakarta, Kamis (16/4).

Ia menilai, pemerintahan saat ini sukses membuktikan gimana anggaran negara bisa langsung berakibat dan dirasakan oleh masyarakat lapis bawah, hingga bisa melahirkan banyak pengusaha baru di beragam daerah.

​"Politik anggaran nan betul adalah kebijakan pengeluaran anggaran negara nan berakibat langsung dan bisa dinikmati secara merata dalam jumlah nan besar, merata dan masif," tegasnya.

​Cak Imin menekankan bahwa strategi pengedaran anggaran nan masif melalui dapur-dapur gizi ini merupakan komitmen kuat dari Presiden Prabowo untuk mengubah orientasi birokrasi.

​"Politik anggaran inilah salah satu nan menjadi komitmen Pak Presiden Prabowo menggeser orientasi langkah kerja pemerintah dalam mewujudkan kemakmuran dan kesejahteraan rakyatnya," tambahnya.

Petugas MBG membawa tumpukan nampan berisi menu MBG untuk dibagikan kepada siswa di SDN Kalibaru 01, Kamis (8/1/2026). Foto: Ryan Iqbal/kumparan

Lebih lanjut, dia menyoroti bahwa setiap rupiah duit negara nan dikeluarkan saat ini tidak hanya lenyap untuk konsumsi, tetapi sukses menciptakan ekosistem ekonomi dan pemberdayaan baru di tingkat desa.

​"Di mana setiap rupiah anggaran negara kudu betul-betul mempunyai akibat dan menghasilkan ekosistem pemberdayaan, sehingga tidak hanya memberikan gizi namun juga menggerakkan ekonomi masyarakat secara luas," pungkas Cak Imin.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan