BYD Indonesia Buka Suara Soal Bangunan Pabrik Subang yang Kebakaran

Sedang Trending 3 jam yang lalu
BYD resmi memulai produksi di pabrik barunya nan berlokasi di Camacari, Brasil, pada awal Juli 2025. Foto: BYD

PT BYD Motor Indonesia buka bunyi perihal kejadian kebakaran nan terjadi di area proyek pembangunan pabrik mereka di Subang, Jawa Barat, Kamis (4/6). Peristiwa tersebut dikatakan sudah ditangani dengan baik dan kondusif.

"BYD Indonesia mengetahui adanya kejadian nan terjadi di salah satu gedung nan saat ini tetap dalam tahap bangunan di area proyek BYD Subang," buka Head of Public and Government Relations BYD Motor Indonesia, Luther Panjaitan dihubungi kumparan, Jumat (5/6).

Luther menjelaskan api muncul di bagian genting gedung nan tetap dalam proses bangunan dan menyebabkan kebakaran kecil. Penelusuran lebih lanjut, tidak ada korban luka maupun jiwa dari peristiwa tersebut.

BYD resmi memulai produksi di pabrik barunya nan berlokasi di Camacari, Brasil, pada awal Juli 2025. Foto: BYD

"Penyebab kejadian tetap dalam proses investigasi. Sementara itu, kami telah menginstruksikan kontraktor untuk semakin memperkuat penerapan protokol dan standar keselamatan di seluruh area proyek," terang Luther.

Hingga kini, pabrikan tengah melakukan investigasi lebih lanjut dan belum dapat memberikan info tambahan. Sementara tersebarnya berita calon akomodasi perakitan BYD di Tanah Air itu terbakar berasal dari video nan diunggah pengguna media sosial.

Pabrik BYD Subang siap beroperasi

Pabrik mobil elektrifikasi BYD di Hungaria. Foto: Dok. BYD

Soal akomodasi perakitan BYD di Indonesia, lokasinya menempati area industri di Subang, Jawa Barat. Perkembangan terbaru, proses pembangunan prasarana tersebut dikatakan sudah mulai masuk tahap akhir.

"Namun, saat ini proses pembangunan memang sudah memasuki tahap akhir. Tahap ini sangat krusial lantaran berangkaian dengan aspek compliance terhadap operasional pabrik,” kata Luther dijumpai pada kesempatan berbeda di Bogor, Jawa Barat (13/5/2026).

BYD berkomitmen untuk segera menyelesaikan pembangunan pabrik di dalam negeri. Informasi terbatas nan dapat disampaikannya bahwa akomodasi tersebut diproyeksikan mempunyai kapabilitas produksi hingga 150 ribu unit per tahun.

Catatan penjualan wholesales (distribusi dari pabrik ke diler) menurut info Gabungan Industri Kendaraan Bermotor Indonesia alias Gaikindo menunjukkan, Atto 1 dan M6 menjadi model paling terkenal BYD di Tanah Air sejauh ini.

Periode Januari-April 2026, Atto 1 sudah tersalurkan sebanyak 7.841 unit dan M6 sebanyak 4.820 unit. Sementara sejak diluncurkan pertama kali, masing-masing sudah menorehkan nomor 30.423 unit untuk Atto 1 dan 21.626 unit untuk M6.

Sementara sejak beraksi di Indonesia pada 2024, BYD mengeklaim telah sukses menjual produk-produknya lebih dari 90 ribu unit. Saat ini, jenama China itu telah mempunyai lini meliputi Atto 1, Dolphin, Atto 3, Sealion 7, M6, dan segmen premium Denza D9.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan