Karawang - Seorang laki-laki berinisial C (32) terjerat benang layangan saat melintas di Dusun Kedung Waringin, Desa Kutapohaci, Kecamatan Ciampel, Kabupaten Karawang, Jawa Barat (Jabar). Korban meninggal bumi setelah mengalami pendarahan hebat.
Kasi Humas Polres Karawang Ipda Cep Wildan menuturkan, korban merupakan pekerja harian lepas asal Desa Mulyasejati. Korban ditemukan pukul 15.30 WIB setelah sepeda motornya nan berakhir mendadak di pinggir jalan.
"Korban ditemukan dengan pendarahan dahsyat di bagian leher nan membasahi pakaiannya, sehingga memicu kepanikan penduduk di sekitar letak kejadian," ujar Wildan saat dilansir detikJabar, Sabtu (2/5/2026).
Berdasarkan keterangan saksi di lokasi, korban sempat berupaya meminta pertolongan sebelum kehilangan kesadaran. Dalam kondisi lemah, korban sempat bercerita kepada saksi bahwa dirinya terjerat benang nan melintang di jalan.
Saksi mencoba mengevakuasi korban ke RSUD Karawang dibantu penduduk setempat. Namun nahas, setibanya di rumah sakit, tim medis menyatakan nyawa korban tidak tertolong.
"Langkah-langkah nan telah dilakukan meliputi pendatanganan TKP, koordinasi dengan Tim Inafis, pemeriksaan saksi-saksi, serta pembuatan laporan resmi kejadian. Kami tetap melakukan pendalaman untuk memastikan penyebab pasti dari peristiwa ini," ujarnya.
Wildan tak menampik bahwa dugaan kuat penyebab kematian korban adalah akibat jeratan benang layangan nan melintang di jalan. Namun demikian, pihak kepolisian tetap melakukan penyelidikan.
"Benang layangan, terutama nan menggunakan bahan tertentu, berpotensi membahayakan keselamatan pengguna jalan, saya imbau agar masyarakat selalu waspada ketika berkendara. Masyarakat juga kudu tahu kondisi, dan jangan pernah bermain layangan di tempat terbuka nan ramai lampau lintas," tuturnya.
Baca selengkapnya di sini.
(wnv/dhn)
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·