Bupati Natuna Dorong Sekolah Satu Atap di Daerah Terpencil

Sedang Trending 9 jam yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Bupati Natuna, Cen Sui Lan menilai konsep Sekolah Satu Atap dapat menjadi salah satu solusi untuk pemerataan pendidikan di wilayah terpencil alias dengan jumlah masyarakat minim.

Cen Sui Lan mengatakan Sekolah Satu Atap merupakan model penyelenggaraan pendidikan nan mengintegrasikan dua jenjang pendidikan seperti sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP) dalam satu letak dengan pengelolaan terpadu.

"Kita lebih mengutamakan sekolah satu genting untuk wilayah-wilayah nan jumlah penduduknya sedikit," kata Cen Sui Lan di Natuna, Kepulauan Riau, Minggu (21/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penerapan model tersebut, menurutnya, memungkinkan pemerintah menghemat biaya pembangunan gedung sekolah serta penyediaan sarana dan prasarana pendukung lainnya.

Salah satu wilayah nan direncanakan menerapkan konsep tersebut adalah Desa Selaut, sebuah desa kepulauan nan terpisah dari ibu kota kabupaten maupun ibu kota Kecamatan Bunguran Barat sebagai wilayah administratifnya.

Saat ini, Desa Selaut hanya mempunyai satu sekolah dasar, ialah SD Negeri 007 Selaut, dengan jumlah siswa di setiap rombongan belajar tidak mencapai 10 orang. Desa tersebut juga belum mempunyai sekolah lanjutan tingkat pertama (SLTP).

Akibatnya, setiap siswa nan lulus dari SD Negeri 007 Selaut kudu melanjutkan pendidikan ke wilayah lain dengan waktu tempuh perjalanan laut menggunakan kapal sigap lebih dari 30 menit.

Jika dibangun SMP, kata dia, bakal menguras banyak anggaran, lantaran selain kudu membangun gedung, biaya shopping pegawai juga bakal menambah pengeluaran pemerintah, karena bakal ada penambahan kepala sekolah dan jajarannya.

"Jumlah siswa di SD Negeri Selaut juga tidak banyak, mungkin tidak sampai enam orang per kelas," ujarnya.

Ia menjelaskan pada tahun aliran 2026/2027, Pemerintah Kabupaten Natuna berencana membuka satuan pendidikan jenjang SMP di Desa Selaut dengan memanfaatkan sementara gedung SD Negeri 007 Selaut hingga terdapat kebijakan lebih lanjut.

Menurut dia, kehadiran SMP di Desa Selaut krusial untuk mengurangi akibat kecelakaan laut nan dapat dihadapi pelajar saat berangkat ke sekolah. Selain itu, langkah tersebut juga diharapkan dapat mencegah perpindahan masyarakat lantaran argumen pendidikan anak.

"Kita cemas setelah anak-anak menyelesaikan pendidikan dasar, mereka pindah berbareng keluarganya. Kalau terus terjadi, lama-kelamaan desa ini bisa kosong," kata Cen Sui Lan.

(fra/antara/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional