Bupati Gowa Luncurkan Gerakan Bersepeda Agar Hemat Energi, ASN Jadi Contoh

Sedang Trending 2 bulan yang lalu

Gowa -

Bupati Gowa, Sitti Husniah Talenrang, meluncurkan aktivitas 'ayo bersepeda' sebagai upaya mendorong pola hidup sehat sekaligus penghematan energi. Pencanangan ini disebut merupakan tindak lanjut dari pengarahan Presiden Prabowo Subianto.

Peluncuran aktivitas ini ditandai dengan tindakan bersepeda oleh Bupati Husniah berbareng para ASN Pemkab Gowa, Rabu (15/4/2026). Husniah menyebut aktivitas 'ayo bersepeda' bakal diterapkan setiap hari Rabu melalui program Rabu Sehat.

"Launching alias pencanangan mari bersepeda ini untuk membiasakan hidup sehat sekaligus sosialisasi irit energi," ujar Husniah Talenrang kepada wartawan.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kita patut memberikan contoh kepada masyarakat agar bisa menjadi habit dan nilai positif lantaran program ini bukan hanya program pusat tetapi juga daerah," sambungnya.

Husniah menjelaskan, bersepeda mempunyai banyak manfaat, mulai dari menjaga kesehatan, mengurangi tingkat kemacetan, hingga mempererat hubungan silaturahmi sesama ASN. Selain itu, aktivitas ini juga memungkinkan ASN lebih dekat dengan masyarakat melalui hubungan langsung.

"Dengan bersepeda, kita bisa lebih akrab, saling menyapa, dan bersilaturahmi dengan masyarakat. Ini menjadi nilai tambah nan didapatkan," tambahnya.

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang meluncurkan aktivitas mari bersepeda sebagai upaya mendorong hidup sehat dan irit daya bagi ASN. Dokumen IstimewaBupati Gowa Sitti Husniah Talenrang meluncurkan aktivitas mari bersepeda sebagai upaya mendorong hidup sehat dan irit daya bagi ASN. Dokumen Istimewa

Meski demikian, Husniah memastikan penyelenggaraan aktivitas ini tetap disesuaikan dengan kondisi masing-masing ASN, terutama bagi mereka nan mempunyai jarak tempuh rumah ke instansi cukup jauh.

"Kita tidak memaksakan semua kudu bersepeda, tetapi diprioritaskan agar nilai sehat, irit energi, dan silaturahmi tetap tercapai. Namun terpenting program Rabu Sehat sebagai agenda rutin nan berkepanjangan terus dilaksanakan setiap pekannya," jelasnya.

Dalam penyelenggaraan aktivitas tersebut, Pemkab Gowa juga melibatkan pelaku UMKM lokal dengan menghadirkan beragam kuliner, seperti bakso, bassang, jajanan pasar, makanan rebusan, serta makanan unik tradisional buroncong di area Kantor Bupati Gowa. Langkah ini menjadi corak support pemerintah terhadap pengembangan UMKM.

"Kehadiran UMKM ini diharapkan dapat memperluas jangkauan pasar, meningkatkan pendapatan pelaku usaha, serta mengangkat kembali eksistensi jajanan tradisional," lanjutnya.

"Melalui pencanangan Rabu Bersepeda ini, kami juga mau mendorong pertumbuhan UMKM lokal agar semakin dikenal dan berkembang. Harapannya, aktivitas ini tidak hanya berakibat pada kesehatan dan lingkungan, tetapi juga memberikan faedah ekonomi bagi masyarakat," harapnya.

Bupati Gowa Sitti Husniah Talenrang meluncurkan aktivitas mari bersepeda sebagai upaya mendorong hidup sehat dan irit daya bagi ASN. Dokumen IstimewaBupati Gowa Sitti Husniah Talenrang meluncurkan aktivitas mari bersepeda sebagai upaya mendorong hidup sehat dan irit daya bagi ASN. Dokumen Istimewa

Sementara itu, Kepala Dinas Pemuda dan Olahraga (Kadispora) Gowa, Muh Sahir, mengatakan aktivitas ini dilaksanakan mulai dari tingkat desa/kelurahan hingga kabupaten. Ia berambisi aktivitas tersebut tidak hanya berakibat pada kesehatan, tetapi juga bisa mengurangi konsumsi bahan bakar serta mendukung kebijakan penghematan energi.

"Kegiatan ini dilaksanakan di semua level, mulai dari tingkat desa/kelurahan hingga kabupaten. Khusus untuk hari Rabu, kami harapkan dapat segera ditindaklanjuti oleh seluruh ASN lingkup Pemkab Gowa," katanya.

Bagi ASN nan tidak mempunyai sepeda alias mempunyai jarak tempuh jauh, kebijakan ini tetap dapat disiasati dengan menggunakan sepeda motor. Ia menilai kendaraan roda dua lebih irit dibandingkan kendaraan roda empat.

"Jika tidak punya sepeda, mungkin mempunyai motor, jadi kendaraan roda dua nan bisa digunakan. Diharapkan melalui program ini dapat mendorong efisiensi dan penghematan energi," jelasnya.

Sebagai informasi, ASN Pemkab Gowa juga telah menerapkan kebijakan Work From Home (WFH) setiap hari Jumat sejak 3 April 2026. Kebijakan ini menjadi bagian dari transformasi budaya kerja nan lebih efektif dan efisien.

"Unit kerja pelayanan publik tetap menjalankan Work From Office (WFO), sementara perangkat wilayah pendukung dapat melaksanakan WFH secara selektif dengan pemisah maksimal 50 persen ASN," ujar Husniah.

"Ingat WFH bukan berfaedah hari libur. Kinerja dan kualitas pelayanan kudu tetap terjaga, hanya proses kerjanya nan berbeda," tegasnya.

(hmw/hmw)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News