
BULOG siap jadi penyangga ekosistem jagung nasional. (Foto: dok BULOG)
JAKARTA – Perum BULOG menegaskan kesiapannya mengambil peran strategis sebagai penyangga pasokan jagung nasional melalui penguatan ekosistem kemitraan antara petani jagung, koperasi, dan peternak ayam petelur.
Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah membangun sistem pangan terintegrasi dari hulu hingga hilir, dengan memastikan hasil panen petani mempunyai kepastian pasar sekaligus menjamin kesiapan bahan baku pakan dengan nilai terjangkau bagi peternak.
Komitmen tersebut mengemuka dalam Rapat Koordinasi Stabilisasi Ketersediaan Jagung Pakan bagi Peternak Layer melalui Kemitraan dengan Petani Penerima Bantuan Benih Jagung nan diselenggarakan di Kementerian Pertanian RI, dengan dihadiri Direktur Utama Perum BULOG Letjen TNI (Purn.) Dr. Ahmad Rizal Ramdhani berbareng Direktur Pengadaan, Direktur Pemasaran, serta jejeran BULOG.
Dalam rapat tersebut, pemerintah mendorong pembentukan ekosistem kemitraan berbasis koperasi nan menghubungkan langsung petani jagung sebagai produsen dengan peternak sebagai pengguna bahan baku pakan.
Melalui sasaran pengembangan lahan seluas 300 ribu hektare dengan dugaan produktivitas rata-rata 7 ton per hektare, potensi produksi jagung diproyeksikan mencapai 2,1 juta ton per tahun.
Dari jumlah tersebut, sekitar 1,8 juta ton diarahkan untuk memenuhi kebutuhan pakan peternak melalui koperasi dan golongan peternak, sehingga tercipta hubungan pasokan nan lebih terencana, berkelanjutan, dan saling menguntungkan.
2 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·