Buka Lagi 30 Oktober, Bupati Blora Larang Jual Beli Lapak Pasar Ngawen

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Bupati Blora, Arief Rohman, mengingatkan pengelola Pasar Ngawen beserta seluruh pihak mengenai agar tidak memperjualbelikan maupun menyewakan lapak nan telah direhabilitasi. Pasar Ngawen direncanakan kembali ditempati para pedagang per 30 Oktober 2026.

Arief menegaskan, penataan dan pembagian tempat upaya diminta dilakukan secara adil, transparan, serta mengutamakan kepentingan pedagang nan berhak.

Hal itu disampaikan dalam penandatanganan Perjanjian Pengelolaan Sementara Hasil Rehabilitasi Pasar Ngawen Tahun 2025-2026 berbareng Kementerian Pekerjaan Umum dan pihak terkait, Selasa (13/10).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Penandatanganan perjanjian ini bermaksud memperjelas tanggung jawab masing-masing pihak dalam menjaga dan mengoperasikan akomodasi pasar.

Menurut Arief, pengelolaan pasar pascarehabilitasi kudu menjadi momentum untuk membangun sistem perdagangan nan lebih tertib dan memberikan kesempatan nan setara bagi para pedagang.

Karena itu, akomodasi nan dibangun menggunakan anggaran pemerintah kudu dimanfaatkan sesuai peruntukannya, bukan menjadi objek transaksi nan berpotensi merugikan pedagang lain.

"Saya minta penataan dilakukan secara tertib, transparan, dan adil. Tempat upaya nan disediakan pemerintah kudu dimanfaatkan oleh pedagang nan memang berhak. Jangan sampai lapak diperjualbelikan alias disewakan kepada pihak lain," ujar Arief.

Secara khusus, Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Blora menyoroti soal kapabilitas Pasar Ngawen. Dengan jumlah pedagang 924 orang nan perlu difasilitasi, Pasar Ngawen nan telah direhabilitasi mempunyai kapabilitas 835 tempat usaha, terdiri atas 155 gerai dan 680 los.

Artinya, terdapat selisih 89 pedagang dibandingkan dengan kapabilitas tempat upaya nan tersedia. Kondisi ini mendorong sistem penataan nan jeli agar proses penempatan tidak memicu persoalan baru di tengah upaya pemulihan aktivitas perdagangan.

Untuk itu, Arief meminta pengelola pasar dan lembaga mengenai mengedepankan komunikasi dengan para pedagang, terutama nan belum mendapatkan tempat. Pemerintah berambisi solusi dapat disiapkan melalui proses nan terbuka dan sesuai ketentuan.

Ia juga meminta seluruh pihak ikut mengawasi pemanfaatan gerai dan los, agar tidak terjadi penyalahgunaan fasilitas, serta memastikan pembagian tempat upaya tidak dikuasai pihak nan tidak berhak.

"Penempatan pedagang dasaran nan belum mendapatkan tempat kudu dilakukan secara tertib, transparan, adil, dan melalui komunikasi nan baik dengan para pedagang. Kita mau mereka bisa kembali beraktivitas dan mencari nafkah dengan nyaman," tambah Arif.

Jelang pembukaan kembali Pasar Ngawen, Bupati mendorong persiapan seluruh tahapan dilakukan dengan matang agar proses perpindahan melangkah lancar, aman, tertib, dan kondusif.

"Saya berambisi proses perpindahan ini melangkah tertib, lancar, dan kondusif. Seluruh pihak kudu mempersiapkan segala sesuatunya dengan baik sebelum para pedagang kembali menempati pasar," ujarnya.

Rehabilitasi Pasar Ngawen dijalankan Kementerian Pekerjaan Umum (PU) menyusul kebakaran pada awal 2024, nan merusak gedung pasar dan berakibat langsung terhadap aktivitas ekonomi masyarakat.

Arief mengingatkan, keberhasilan pemulihan pasar turut mencakup tata kelola, keadilan dalam penempatan pedagang, pengawasan fasilitas, serta partisipasi seluruh pihak, sehingga pasar dapat beraksi secara berkelanjutan.

Pemkab Blora mendorong pengelola, pedagang, dan masyarakat menjaga akomodasi nan telah dibangun serta mendukung terciptanya lingkungan pasar nan tertib dan nyaman.

"Kami berkomitmen untuk terus mendukung pemulihan aktivitas ekonomi masyarakat. Mari kita bangun kembali Pasar Ngawen menjadi pusat perdagangan nan ramai, tertib, dan bisa meningkatkan kesejahteraan masyarakat," pungkas Bupati.

(rea/rir)

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional
↑