Budisatrio Buka Bulan Bakti Karang Taruna: Bergerak dari Desa untuk Indonesia

Sedang Trending 1 hari yang lalu
Ketua Umum PNKT Budisatrio Djiwandono buka Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) 2026 secara daring dengan ajak pengurus perkuat aktivitas sosial dari desa, Kamis (3/9/2026). Foto: Kemensos RI

Ketua Umum Pengurus Nasional Karang Taruna (PNKT) Budisatrio Djiwandono membujuk seluruh pengurus dan penduduk Karang Taruna di Indonesia menjadikan Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) 2026 sebagai momentum memperkuat aktivitas sosial, kemanusiaan, dan pemberdayaan masyarakat.

Ajakan tersebut disampaikan Budisatrio saat membuka rangkaian BBKT 2026 secara daring, Kamis (3/9/2026). Kick Off nan disiarkan melalui kanal media sosial resmi PNKT itu menandai dimulainya rangkaian aktivitas dengan semangat “Bersatu, Bergerak, Berdampak.”

Budisatrio menegaskan, Karang Taruna merupakan wadah generasi muda nan tumbuh dari, oleh, dan untuk masyarakat. Karena itu, keberadaannya tidak boleh berakhir pada struktur organisasi maupun aktivitas seremonial.

“Karang Taruna tidak boleh hanya datang ketika ada kegiatan. Karang Taruna kudu datang ketika masyarakat membutuhkan,” kata Budisatrio.

Menurut dia, ukuran keberhasilan Karang Taruna bukan semata banyaknya aktivitas nan diselenggarakan, melainkan seberapa besar faedah dan perubahan nan dirasakan masyarakat.

“Ketika ada persoalan sosial, Karang Taruna hadir. Ketika ada bencana, Karang Taruna bergerak. Ketika ada potensi generasi muda, Karang Taruna memberdayakan. Ketika masyarakat memerlukan dukungan, Karang Taruna mengambil bagian,” ujarnya.

Budisatrio mengatakan, dalam nyaris 10 bulan terakhir PNKT terus memperkuat konsolidasi organisasi sekaligus mendorong keterlibatan Karang Taruna dalam beragam tindakan sosial dan kemanusiaan.

Karang Taruna, antara lain, terlibat dalam penanganan musibah di Sumatera, support kemanusiaan di Papua, respons gempa bumi di Nusa Tenggara Timur, hingga penanganan kebakaran rimba dan lahan di Sumatera dan Kalimantan.

Keterlibatan tersebut dilakukan melalui pengerahan relawan, pengedaran support logistik, pelayanan kemanusiaan, serta kerjasama dengan kementerian dan lembaga, pemerintah daerah, bumi usaha, komunitas, dan beragam mitra.

Pengalaman tersebut, kata Budisatrio, kudu menjadi injakan untuk terus meningkatkan kapabilitas Karang Taruna dalam mitigasi, kesiapsiagaan, dan tanggap darurat bencana.

Dengan jaringan hingga tingkat desa, kelurahan, unit, dan subunit, Karang Taruna mempunyai kekuatan untuk mendeteksi persoalan sekaligus bergerak sigap membantu masyarakat.

“Saya mau Karang Taruna bukan hanya dikenal nama dan organisasinya, tetapi dikenal lantaran peran dan kontribusinya. Jangan hanya memastikan Karang Taruna ada di setiap wilayah, tetapi pastikan Karang Taruna datang ketika masyarakat membutuhkan,” tegasnya.

Budisatrio juga meminta seluruh jejeran Karang Taruna tidak menunggu persoalan menjadi besar sebelum bergerak. Pengurus di setiap tingkatan diminta bisa mengenali persoalan sosial di lingkungannya dan membangun kerjasama untuk menghadirkan solusi nan tepat serta berkelanjutan.

Logo HUT Ke-66 dan BBKT 2026 Diluncurkan

Dalam Kick Off tersebut, PNKT juga resmi meluncurkan logo Hari Ulang Tahun Ke-66 Karang Taruna dan logo BBKT 2026 sebagai identitas visual seluruh rangkaian aktivitas tahun ini.

Wakil Ketua Umum PNKT sekaligus Ketua Steering Committee BBKT 2026 Fuji Abdul Rohman menjelaskan, rangkaian BBKT berjalan sejak Agustus hingga Oktober 2026 dengan sejumlah agenda nan diarahkan untuk memperkuat kolaborasi, prestasi, dan pengabdian generasi muda.

Rangkaian tersebut antara lain Kick Off BBKT 2026, Karang Taruna Berprestasi, Olimpiade Sekolah Rakyat, peringatan HUT Ke-66 Karang Taruna, hingga Puncak Bulan Bakti Nasional Karang Taruna (BBNKT) 2026.

Program Karang Taruna Berprestasi bakal memberikan apresiasi kepada Karang Taruna nan mempunyai tata kelola organisasi, penemuan sosial, keberlanjutan program, kemitraan, serta akibat nyata bagi masyarakat.

Sementara Olimpiade Sekolah Rakyat diarahkan untuk mendorong peningkatan kompetensi bahasa asing siswa Sekolah Rakyat sebagai bekal melanjutkan pendidikan maupun memasuki bumi kerja.

Ketua Umum PNKT Budisatrio Djiwandono buka Bulan Bakti Karang Taruna (BBKT) 2026 secara daring dengan ajak pengurus perkuat aktivitas sosial dari desa, Kamis (3/9/2026). Foto: Kemensos RI

Puncak BBNKT Digelar di Yogyakarta

Wakil Ketua Umum PNKT sekaligus Ketua Organizing Committee BBNKT 2026 Gusti Kanjeng Ratu Hayu menjelaskan, puncak aktivitas dijadwalkan berjalan pada 23–24 Oktober 2026 di Daerah Istimewa Yogyakarta.

Puncak BBNKT bakal mempertemukan perwakilan Karang Taruna dari beragam wilayah dalam satu momentum nasional untuk memperkuat solidaritas, kolaborasi, dan semangat pengabdian.

Sejumlah agenda disiapkan, mulai dari Women’s Talk Series, malam penganugerahan, Pesta Rakyat Karang Taruna, hingga pagelaran UMKM bimbingan Karang Taruna dari beragam daerah.

Bazar UMKM diharapkan menjadi ruang promosi sekaligus ekspansi pasar bagi upaya bimbingan Karang Taruna. Dengan demikian, BBKT tidak hanya menjadi momentum konsolidasi organisasi, tetapi juga mendorong pemberdayaan ekonomi masyarakat.

Melalui BBKT 2026, PNKT mau memastikan Karang Taruna di seluruh Indonesia bergerak dalam satu semangat: datang di tengah masyarakat, peduli terhadap persoalan sosial, memberdayakan generasi muda, dan bekerja-sama untuk memberikan akibat nyata bagi Indonesia.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan