BTN Percepat Transformasi Layanan Perbankan Modern

Sedang Trending 3 minggu yang lalu

Jakarta -

Gandeng Kemensetneg, BTN Permudah Transaksi ASN

PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (BTN) menjalin kerja sama dengan Kementerian Sekretariat Negara Republik Indonesia (Kemensetneg) untuk memperkuat upaya tabungan dan transaksi sekaligus meningkatkan kualitas jasa perbankan bagi pegawai di lingkungan kementerian tersebut.

Kolaborasi ini diwujudkan melalui penandatanganan perjanjian kerja sama (PKS) antara BTN dan Kemensetneg. Melalui kerja sama tersebut, BTN bakal menyediakan jasa penyaluran tunjangan pegawai, duit makan, duit lembur, hingga beragam jasa perbankan lainnya bagi pegawai Kemensetneg.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Direktur Network and Retail Funding BTN, Rully Setiawan, menilai lembaga besar kudu ditopang oleh sistem nan baik. Dalam perihal ini, Kemensetneg dinilai bisa menunjukkan profesionalisme, adaptasi, serta kualitas pelayanan publik nan baik di tengah tuntutan birokrasi nan semakin sigap dan modern.

"Ini tentu menjadi kehormatan bagi BTN dapat menjalin kerjasama dengan lembaga nan menjadi supporting system utama pemerintahan Republik Indonesia," ujar Rully dalam keterangan tertulisnya, Rabu (13/5/2026).

BTN dalam perihal ini menjadi penyedia jasa layanan perbankan di lingkungan Kemensetneg. Layanan nan diberikan mencakup dari jasa transaksi, funding, hingga solusi perbankan terintegrasi. Seluruh jasa ini dirancang praktis dan seamless untuk mendukung kebutuhan para pegawai Kemensetneg.

Layanan ini diperkuat oleh platform digital dengan Bale by BTN. Melalui platform ini, para pegawai dapat mengakses beragam jasa dalam satu platform seperti menabung, transaksi, pembiayaan rumah, hingga investasi komplit dalam satu genggaman.

Bale by BTN membukukan lonjakan sebesar 67,5% year-on-year (yoy) menjadi 4 juta pengguna hingga kuartal I 2025. Peningkatan jumlah pengguna diikuti pertumbuhan positif rata-rata saldo tabungan sebesar 18% yoy. Selain itu, jumlah serta nilai transaksi masing-masing melesat 8,1% yoy dan 48,2% yoy.

"Karena kami menyadari sebagai consumer bank, kami perlu terus menghadirkan beragam kemudahan transaksi perbankan untuk mendukung beragam aktivitas style hidup masyarakat," ungkapnya.

Ia menjelaskan, perjalanan BTN merupakan proses panjang nan penuh transformasi. Berawal dari Postspaarbank pada masa kolonial, BTN datang dengan semangat membangun budaya menabung di tengah masyarakat Indonesia.

Seiring berjalannya waktu, BTN kemudian dipercaya pemerintah menjadi tulang punggung pembiayaan perumahan nasional melalui KPR. Peran tersebut menjadikan BTN sebagai bagian krusial dalam membantu masyarakat Indonesia mewujudkan angan mempunyai hunian.

"Jika BTN selama ini dikenal sebagai bank nan membantu masyarakat mewujudkan rumah impian, maka Setneg adalah lembaga nan membantu memastikan rumah besar bangsa Indonesia dapat terus melangkah dengan baik," terangnya.

(kil/kil)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance