Jakarta, CNBC Indonesia - Militer Iran (IRGCC) mengatakan telah meluncurkan 12 rudal balistik untuk menggempur pangkalan militer AS di Yordania. Iran mengaku menargetkan pesawat F-35, F-15, dan F-16 militer AS, serta fasilitas-fasilitas krusial nan digunakan oleh pasukan Washington di pangkalan udara dan pusat kendali Al-Azraq di negara itu.
"Garda Revolusi Iran mengatakan telah menargetkan pusat komando AS di Yordania dengan rudal," tulis AFP, Kamis (11/6/2026).
"IRGC Iran mengatakan telah menggunakan 12 rudal balistik untuk menargetkan jet tempur F-35, F-15, dan F-16 milik militer AS, serta fasilitas-fasilitas krusial nan digunakan oleh pasukan AS di pangkalan udara dan pusat kendali Al-Azraq di Yordania," muat laman Al-Jazeera.
Serangan ini terjadi setelah AS menyerang Iran, Rabu awal hari. Itu menjadi serangan baru AS, usai gelombang serangan udara Selasa.
Sementara itu, selain Yordania, Kuwait juga melaporkan menghalau sejumlah proyektil musuh Kamis pagi. Negeri itu menutup sementara wilayah udara dan mengalihkan penerbangan ke airport alternatif.
"Staf Umum Angkatan Darat mengumumkan bahwa sistem pertahanan udara saat ini sedang menyerang sasaran udara musuh sesuai dengan prosedur operasional nan telah ditetapkan," demikian pernyataan tersebut pada tanggal X.
"Mendesak semua orang untuk mematuhi petunjuk dan pedoman keamanan dan keselamatan nan dikeluarkan oleh otoritas terkait, dan untuk mendapatkan info dari sumber resmi dan terpercaya," tambahnya.
Serangan juga dilancarkan Iran ke Bahrain. Laporan diberikan AFP.
(sef/sef)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·