
BPKH dan BRIN meluncurkan Program Dai Sejuta Mimbar.
JAKARTA — Badan Pengelola Keuangan Haji (BPKH) bekerja sama dengan Badan Riset dan Inovasi Nasional (BRIN) serta Yayasan Harika untuk Kemanusiaan resmi meluncurkan dan menyosialisasikan Program Dai Sejuta Mimbar di Auditorium Gedung B.J. Habibie, BRIN, Jakarta, pada Jumat (16/10/2026). Program inovatif ini dihadirkan untuk mendorong generasi muda agar mulai merencanakan ibadah haji sejak dini, sekaligus memanfaatkan platform digital dalam menyebarkan pesan keislaman nan kreatif, inspiratif, relevan, dan dapat dipertanggungjawabkan.
Program Dai Sejuta Mimbar ini melengkapi upaya edukasi nan telah melangkah melalui Program Haji Muda untuk meningkatkan literasi haji dan finansial di kalangan generasi muda. Melalui sinergi kedua program tersebut, generasi muda diharapkan tidak hanya memahami pentingnya persiapan perjalanan ibadah menuju Baitullah, tetapi juga mengambil peran aktif dalam menyebarkan pengetahuan dan pesan kebaikan melalui karya digital.
Anggota Badan Pelaksana BPKH, Harry Alexander, menyampaikan bahwa persiapan ibadah haji perlu dibangun sejak usia muda melalui kesiapan spiritual, pemahaman tata langkah haji, serta perencanaan finansial nan matang. Masa tunggu keberangkatan haji nan panjang menjadikan edukasi sejak awal sangat krusial agar masyarakat dapat merencanakan perjalanan ibadah secara lebih terarah.
“Persiapan ibadah haji perlu dimulai sejak usia muda. Haji bukan hanya tentang keberangkatan ke Tanah Suci, tetapi juga tentang membangun komitmen jangka panjang melalui perencanaan finansial nan disiplin. Karena itu, generasi muda perlu mempersiapkan diri sejak dini, baik dari sisi spiritual maupun finansial, sesuai dengan keahlian masing-masing,” ujar Harry.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·