BPJS Ketenagakerjaan Perkuat Sinergi Pemda-BPD di Kawasan Timur Indonesia

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta - BPJS Ketenagakerjaan memperkuat sinergi dengan pemerintah wilayah dan bank pembangunan wilayah (BPD) di area timur Indonesia untuk memperluas perlindungan agunan sosial ketenagakerjaan. Langkah ini dilakukan melalui rangkaian kunjungan kerja Direktur Keuangan dan Manajemen Risiko BPJS Ketenagakerjaan, Bambang Joko Sutarto.

Kunjungan tersebut mencakup penguatan kerjasama dengan Bank Sulselbar, pertemuan berbareng jejeran Pemerintah Kota (Pemkot) Makassar, audiensi strategis dengan Gubernur Maluku Utara (Malut), Sherly Tjoanda Laos, hingga peluncuran jasa pembayaran iuran melalui Bank Maluku Malut.

Bambang menegaskan bahwa keberhasilan ekspansi perlindungan pekerja memerlukan kerjasama erat antara BPJS Ketenagakerjaan, pemerintah daerah, dan perbankan daerah.

"Kami menyampaikan apresiasi atas support pemerintah wilayah dan seluruh mitra perbankan wilayah nan terus memperkuat sinergi dalam memperluas perlindungan bagi pekerja. Kami juga mengapresiasi support Pemerintah Kota Makassar nan konsisten mendorong perlindungan bagi pekerja rentan dan sektor informal, serta keberpihakan Pemerintah Provinsi Maluku Utara di bawah kepemimpinan Ibu Gubernur Sherly Tjoanda Laos terhadap penguatan kesejahteraan pekerja melalui ekspansi agunan sosial ketenagakerjaan. Kolaborasi ini krusial agar semakin banyak pekerja, khususnya sektor informal dan pekerja rentan, dapat mengakses agunan sosial ketenagakerjaan secara mudah dan berkelanjutan," ujar Bambang dalam keterangan tertulis, Senin (11/5/2026).

Rangkaian agenda tersebut menjadi bagian dari upaya BPJS Ketenagakerjaan membangun ekosistem perlindungan pekerja nan semakin inklusif, mudah diakses, dan relevan dengan kebutuhan daerah, khususnya bagi pekerja rentan dan sektor informal nan tetap menghadapi tantangan akses terhadap perlindungan sosial ketenagakerjaan.

Dalam agenda di Makassar, Bambang turut didampingi Kepala Kantor Wilayah BPJS Ketenagakerjaan Sulawesi Maluku, Mintje Wattu. Sementara saat melanjutkan rangkaian agenda di Ternate, Bambang berbareng Dewan Pengawas BPJS Ketenagakerjaan, Abdurrakhman Lahabato dan Ujang Romli melakukan penguatan koordinasi dengan Pemerintah Provinsi (Pemprov) Malut dan mitra perbankan daerah.

Penguatan sinergi berbareng Bank Sulselbar menjadi langkah strategis dalam memperluas kanal pengedaran jasa dan kepesertaan pekerja. BPJS Ketenagakerjaan memandang BPD mempunyai posisi krusial sebagai mitra wilayah nan dekat dengan masyarakat, pelaku UMKM, serta ekosistem ekonomi lokal, sehingga ekspansi perlindungan dapat menjangkau lebih banyak pekerja umum maupun informal.

Agenda kemudian dilanjutkan melalui pertemuan berbareng Wakil Wali Kota Makassar, Aliyah Mustika Ilham nan memperkuat keselarasan antara strategi nasional BPJS Ketenagakerjaan dengan kebijakan pemerintah wilayah dalam meningkatkan perlindungan bagi pekerja rentan dan sektor informal.

Puncak rangkaian kunjungan berjalan melalui audiensi berbareng Gubernur Malut, Sherly Tjoanda Laos. Pertemuan tersebut menjadi momentum strategis dalam memperkuat komitmen berbareng untuk memperluas perlindungan pekerja sebagai bagian dari agenda pembangunan wilayah dan penguatan kesejahteraan masyarakat, khususnya bagi pekerja rentan seperti petani, nelayan, pekerja informal, hingga pengemudi ojek online.

Sebagai tindak lanjut konkret dari penguatan sinergi tersebut, BPJS Ketenagakerjaan berbareng Bank Maluku Malut meluncurkan jasa pembayaran iuran melalui kanal perbankan daerah. Kehadiran jasa ini diharapkan semakin mempermudah masyarakat dalam melakukan pendaftaran maupun pembayaran iuran secara cepat, aman, dan terjangkau.

Sesuai info BPJS Ketenagakerjaan hingga minggu pertama Mei 2026, Kantor Wilayah Sulawesi dan Maluku telah membayarkan 137 ribu klaim peserta senilai Rp1,64 triliun serta memberikan faedah danasiwa pendidikan kepada 2.631 anak dengan total Rp12,6 miliar.

Menutup kunjungannya, Bambang menyampaikan bahwa ekspansi kepesertaan bukan semata soal peningkatan nomor coverage, tetapi juga tentang menghadirkan rasa kondusif dan perlindungan nyata bagi pekerja dan keluarganya.

Melalui penguatan sinergi berbareng pemerintah wilayah dan BPD di area timur Indonesia, BPJS Ketenagakerjaan optimistis percepatan perlindungan pekerja bakal semakin luas, inklusif, dan berakibat langsung terhadap peningkatan kesejahteraan masyarakat pekerja di daerah. (akn/ega)

Selengkapnya
Sumber Detik News
Detik News