Lebih lanjut Pujo menjelaskan bahwa SKB dan MoU ini saling melengkapi. SKB memberikan kepastian norma dan pembagian peran lintas kementerian dan pemerintah daerah, sementara MoU menjadi dasar kerja sama operasional antara Kemenimipas dan BPJS Kesehatan. Kebijakan ini juga sejalan dengan langkah pemerintah dalam melakukan pendataan dan verifikasi sosial ekonomi penduduk bimbingan pemasyarakatan untuk kepesertaan PBI-JK, nan dilaksanakan oleh Kementerian Sosial berasas Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional dengan support pemadanan info kependudukan.
“Ketepatan info sangat menentukan ketepatan jasa sekaligus pengendalian pembiayaan. Oleh lantaran itu, sinergi melalui SKB dan MoU ini menjadi payung nan kuat untuk mendorong pertukaran dan pemanfaatan info antarinstansi secara interoperabel, aman, dan akuntabel,” kata Pujo.
Menteri Imigrasi dan Pemasyarakatan Republik Indonesia, Agus Andrianto, menegaskan bahwa penguatan sinergi dan kerjasama lintas sektoral menjadi kunci utama dalam mendorong transformasi pemasyarakatan. Namun demikian, dia mengingatkan bahwa kerjasama tidak bakal berfaedah tanpa dilandasi integritas nan kuat di setiap lini pelaksanaan.
“Saya mendorong seluruh jejeran untuk konsentrasi pada tindakan nyata di lapangan nan berakibat bagi penduduk bimbingan dan masyarakat luas. Satukan langkah dari pusat hingga tingkat pelaksana untuk mewujudkan pemasyarakatan nan produktif, berintegritas, dan modern,” katanya.
Agus menjelaskan, pemasyarakatan lahir sebagai manifestasi komitmen bangsa dalam membina, memberikan harapan, membangun jati diri manusia, serta menghadirkan keadilan bagi masyarakat. Menurutnya, beragam perubahan telah dilakukan, termasuk perubahan langkah pandang dan penerapan sistem pengelolaan nan mengedepankan pendekatan berbasis kemanusiaan.
“Banyak perubahan nan telah kita lakukan, baik dari sisi langkah pandang terhadap narapidana maupun sistem pengelolaan nan sekarang lebih berbasis kemanusiaan. Hari ini saya membujuk kita semua untuk melakukan refleksi mendalam, apa nan sudah dicapai, apa nan belum, dan apa nan kudu kita lakukan berbareng sebagai bagian integral dari pembangunan nasional,” katanya.
Lebih lanjut, Agus menyebut semangat baru pemasyarakatan diwujudkan melalui 15 program nan selaras dengan visi Asta Cita Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto dan kudu diterjemahkan dalam langkah konkret nan menyentuh masyarakat.
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·