Bos LPS Bagi-bagi Tips buat Anak Muda Hadapi Persaingan Kerja

Sedang Trending 1 jam yang lalu

Jakarta -

Ketua Dewan Komisioner Lembaga Penjamin Simpanan (LPS), Anggito Abimanyu, membeberkan tips bagi generasi muda dalam menghadapi ketatnya persaingan kerja. Hal tersebut dia ungkap dalam aktivitas Lampung Financial Festival, Minggu (6/9/2026).

Setidaknya terdapat tiga tips nan bisa menjadi pegangan bagi anak muda dalam menghadapi tantangan persaingan. Pertama, generasi muda perlu memperbanyak pengalaman untuk menghadapi beragam tantangan.

"Jadi pertama, jika Anda menghadapi nan namanya badai, dan angin besar itu bakal terus terjadi. Dan itu bisa tantangan, bisa nan kepahitan dunia. Maka nan paling penting, itu Anda kudu terbang tinggi. Mencari pengalaman, ya. Membawa angan-anganku jauh meniti buih. Ini kayak seperti lirik sebuah lagu. Ya, perlu pengalaman menghadapi persaingan. Jadi carilah sebanyak mungkin pengalaman nan Anda bisa raih," terang Anggito.

Kedua, Anggito generasi muda juga perlu belajar dari pengalaman orang nan pernah kandas juga. Menurutnya, langkah ini krusial untuk memperluas pelajaran dari mereka nan pernah mengalami kegagalan sebelum akhirnya berhasil.

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Kamu kudu bisa kembali, Anda kudu bisa keluar dari kegagalan itu. Maka Anda kudu tanya kepada orang nan gagal, untuk bisa berhasil," jelasnya.

Ketiga, Anggito menekankan pentingnya kerja keras. Menurutnya, hasil nan diraih seseorang tidak terlepas dari seberapa besar upaya nan dilakukan.

Ia kemudian mencontohkan pengalaman sejumlah tokoh nan kudu bekerja keras sejak usia muda untuk mencapai keberhasilan, salah satunya sosok Founder & Chairman CT Corp, Chairul Tanjung (CT). Menurutnya, generasi muda perlu memahami bahwa kesuksesan memerlukan proses dan konsistensi.

"Hasil itu tidak jauh dari kerja keras. Kalau Anda nggak kerja keras, ya nggak bakal berhasil. Kecuali Anda beruntung ya. Saya kemarin mendengar Pak CT mengatakan, bahwa beliau itu pada waktu muda, bekerja mulai jam 8 pagi sampai jam 2 pagi. Saya juga dulu begitu. Waktu jadi pejabat di Kementerian Keuangan, kita tidak pernah punya waktu," pungkasnya.

(acd/acd)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance