Bos Gendut Gembong Narkoba Kampung Bahari Ditangkap Saat Sedot Lemak

Sedang Trending 59 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Gembong narkoba Kampung Bahari berinisial MR atau Bos Gendut ternyata ditangkap saat sedang melakukan sedot lemak di sebuah salon kecantikan di Mangga Besar, Jakarta Barat.

Diketahui, bos gendut ditangkap pada Rabu (12/8) lalu. Ia ditangkap setelah petugas mengintai nan berkepentingan saat keluar dari Kampung Bahari.

"Betul (ditangkap saat sedot lemak di salon kecantikan)," kata Direktur Penindakan dan Pengejaran Deputi Bidang Pemberantasan BNN Brigjen Roy Hardi Siahaan saat dikonfirmasi, Jumat (14/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Berdasarkan video nan diterima, saat penangkapan terlihat bos gendut sedang berebahan di atas kasur di sebuah salon kecantikan untuk menjalani tindakan sedot lemak. Bos gendut juga terlihat memakai baju operasi berwarna pink.

Masih dalam video itu, bos gendut tampak tak berkekuatan saat diciduk oleh petugas. Bos gendut pun hanya terbaring dan tidak memberikan perlawanan saat ditangkap.

Sebelumnya, BNN menangkap gembong narkoba Kampung Bahari berinisial MR alias bos gendut di sebuah salon kecantikan di Mangga Besar, Jakarta Barat pada Rabu (12/8) malam. Ia ditangkap setelah petugas mengintai nan berkepentingan saat keluar dari Kampung Bahari.

"Salah satu dari gembong narkoba tersebut, nan merupakan buronan mengenai dengan kasus narkoba pada tanggal 7 November 2025 atas nama MR alias bos gendut, merupakan gembong narkoba alias bos narkoba nan bercokol di Kampung Bahari," kata Roy, Kamis (13/8).

Roy menyebut bos gendut terlibat dalam kasus kepemilikan sabu seberat 98 kilo, senjata api, sejumlah emas batangan dan sebagainya.

Disampaikan Roy, pihaknya juga telah melakukan pengembangan mengenai dugaan tindak pidana pencucian duit (TPPU) nan dilakukan bos gendut.

Terkait perkara TPPU itu, BNN telah menyita duit tunai sebesar Rp1,277 miliar dan aset milik bos gendut nan ditaksir senilai Rp39,950 miliar.

(dis/dal)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional