Bos Gendut Bandar Narkoba Kampung Bahari Punya Jaringan Antar Provinsi

Sedang Trending 54 menit yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Badan Narkotika Nasional (BNN) menyebut gembong narkoba di Kampung Bahari, Tanjung Priok, Jakarta Utara berinisial MR alias bos gendut mempunyai jaringan antar provinsi.

Direktur Penindakan dan Pengejaran BNN, Brigjen Roy Hardy Siahaan mengatakan dari hasil pendalaman diketahui narkoba nan ada di Kampung Bahari berasal dari provinsi lain.

"Kalau kita mau bicara tentang jaringan nan MR, ini jaringannya di antar provinsi. Karena ada beberapa pelaku nan membawa peralatan ke Kampung Bahari itu berasal dari provinsi lain," kata dia kepada wartawan, Kamis (13/8).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Disampaikan Roy, saat ini pihaknya tetap terus melakukan pengembangan. Termasuk, mengejar jaringan nan terlibat dengan bos gendut.

"Ini sekarang lagi kita kejar, lagi kita kejar, sehingga ini bakal kita kembangkan terus mengenai dengan beberapa pelaku lain nan bersama-sama sindikasi terhadap tersangka MR," tutur dia.

Sebelumnya, BNN menangkap gembong narkoba Kampung Bahari berinisial MR alias bos gendut di sebuah salon kecantikan di Mangga Besar, Jakarta Barat pada Rabu (12/8) malam. Ia ditangkap setelah petugas mengintai nan berkepentingan saat keluar dari Kampung Bahari.

"Salah satu dari gembong narkoba tersebut, nan merupakan buronan mengenai dengan kasus narkoba pada tanggal 7 November 2025 atas nama MR alias bos gendut, merupakan gembong narkoba alias bos narkoba nan bercokol di Kampung Bahari," kata Roy.

Roy menyebut bos gendut terlibat dalam kasus kepemilikan sabu seberat 98 kilo, senjata api, sejumlah emas batangan dan sebagainya.

Disampaikan Roy, pihaknya juga telah melakukan pengembangan mengenai dugaan tindak pidana pencucian duit (TPPU) nan dilakukan bos gendut.

Terkait perkara TPPU itu, BNN telah menyita duit tunai sebesar Rp1,277 miliar dan aset milik bos gendut nan ditaksir senilai Rp39,950 miliar.

(dis/dal)

placeholder

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional