Bos Ducati Gigi Dall'Igna Sebut Konsistensi Kunci Juara Dunia MotoGP

Sedang Trending 54 menit yang lalu
Bos Ducati Gigi Dall'Igna Sebut Konsistensi Kunci Juara Dunia MotoGP Bos Ducati Gigi Dall'Igna.(Dok. AutoX)

GENERAL Manager Ducati Corse, Gigi Dall'Igna, menegaskan bahwa gelar juara bumi MotoGP musim ini bakal ditentukan oleh tingkat konsistensi pembalap di lintasan. Menurutnya, banyaknya kemenangan seri tidak bakal menjamin gelar juara jika pembalap kandas tampil stabil di sisa kompetisi.

"Saya beranggapan bahwa gelar juara bumi ini bakal dimenangkan oleh siapa nan tampil terbaik dari sekarang hingga akhir seri kejuaraan," ujar Dall'Igna sebagaimana dikutip dari laman resmi MotoGP, Kamis (3/9).

Pria asal Italia tersebut menekankan pentingnya bagi para pembalap untuk terus meraup poin di setiap balapan daripada hanya sekadar mengejar podium pertama. Ia mengingatkan bahwa kesalahan mini nan berujung pada kegagalan meraih poin (nol poin) bisa menjadi kerugian besar dalam perburuan gelar.

"Kalian bisa memenangkan gelar juara dengan kemenangan seri nan sangat sedikit, tetapi kalian kudu bermain konsisten, konstan, dan di atas semua itu, kalian tidak boleh mendapatkan nol poin," ungkap Dall'Igna.

Saat ini, Ducati tengah berupaya mempertahankan dominasinya dengan memburu gelar juara bumi kedua dalam dua musim beruntun. Pada musim sebelumnya, pembalap jagoan mereka, Marc Marquez, sukses mengamankan gelar tertinggi di kelas utama tersebut.

Peluang Ducati untuk mempertahankan takhta tetap terbuka lebar melalui Marc Marquez. Namun, tantangan besar datang dari persaingan klasemen nan sangat ketat di papan atas.

Berdasarkan info klasemen sementara, Marc Marquez saat ini menempati ranking kedua dengan koleksi 237 poin. Ia terpaut selisih tipis 19 poin dari pembalap Aprilia Racing, Jorge Martin, nan tetap kokoh memuncaki klasemen.

Dengan sisa seri nan ada, konsistensi Marquez dalam mendulang poin di setiap balapan bakal menjadi aspek penentu apakah Ducati bisa membawa pulang kembali trofi juara bumi ke Borgo Panigale alias kudu merelakannya kepada pesaing terdekat. (Z-10)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia