Cikal Bintang
, Jurnalis-Sabtu, 07 Maret 2026 |17:15 WIB

Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengusung misi ambisius jelang laga kontra Borneo FC di pekan ke-25 Super League 2025-2026 (Foto: i.League)
SAMARINDA – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, mengusung misi ambisius jelang laga kontra Borneo FC di pekan ke-25 Super League 2025-2026. Ia berupaya keras memutus tren negatif nan dialami Bajul Ijo.
Persebaya menghadapi ujian berat saat bertandang ke markas Borneo FC pada pekan ke-25 Super League 2025-2026. Pertandingan itu dijadwalkan berjalan di Stadion Segiri, Samarinda, Kalimantan Timur pada Sabtu (7/3/2026) pukul 20.30 WIB.
1. Tak Pernah Menang dalam 7 Tahun

Tavares menyadari timnya bakal menghadapi tantangan berat dalam laga tandang tersebut. Ia menilai Borneo FC selalu tampil kuat ketika bermain di hadapan pendukungnya sendiri.
Menurutnya, catatan pertemuan kedua tim di Samarinda menunjukkan sungguh sulitnya Persebaya meraih hasil positif. Bahkan, Bajul Ijo sudah nyaris tujuh tahun tidak bisa membawa pulang kemenangan dari kandang Pesut Etam.
“Jika memandang sejarah pertandingan antara Borneo FC dan Persebaya, terakhir kali Persebaya menang di Samarinda adalah pada 23 Juni 2019. Itu waktu nan sangat lama. Artinya Borneo FC sangat, sangat kuat ketika bermain di kandang,” ujar Tavares dikutip dari laman resmi iLeague, Sabtu (7/3/2026).
Meski begitu, konsentrasi utama Persebaya tetap tertuju pada persiapan menghadapi pertandingan krusial tersebut. Tavares mengakui timnya tetap menghadapi beberapa hambatan akibat cedera nan dialami sejumlah pemain.
Situasi itu membikin jejeran pembimbing kudu lebih teliti dalam menentukan komposisi terbaik. Mereka perlu memastikan tim tetap kompetitif kendati tidak dalam kondisi skuad nan sepenuhnya ideal.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin bola lainnya
4 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·