BNPT Perkuat Perlindungan Anak dari Ancaman Radikalisme di Ruang Digital

Sedang Trending 46 menit yang lalu
Kepala BNPT Komjen Pol (Purn.) Eddy Hartono menghadiri Hari Internasional untuk Peringatan dan Penghormatan bagi Korban Terorisme 2026 di Jakarta, Jumat (21/8/2026). Foto: Aditya Nugraha/kumparan

Badan Nasional Penanggulangan Terorisme (BNPT) memperkuat kerjasama dengan kementerian dan lembaga untuk melindungi anak-anak Indonesia dari ancaman radikalisme di ruang digital.

Kepala BNPT Komjen Pol (Purn) Eddy Hartono mengatakan upaya tersebut dilakukan dalam kerangka Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan nan Mengarah pada Terorisme (RAN-PE).

"Dalam kerangka RAN PE, BNPT juga sedang melakukan upaya kerjasama berbareng Kementerian/Lembaga untuk memperkuat perlindungan terhadap anak-anak Indonesia dari ancaman radikalisme nan semakin masif di ruang digital," kata Eddy dalam aktivitas Kolaborasi Implementasi Pemenuhan Hak dan Perlindungan Korban Ekstremisme Berbasis Kekerasan dan Tindak Pidana Terorisme di Jakarta, Jumat (21/8).

Sementara itu, Wakil Menteri Koordinator Bidang Politik dan Keamanan, Lodewijk Freidrich Paulus, mengatakan tantangan pencegahan terorisme ke depan semakin kompleks. Salah satunya ditandai dengan pergeseran pola radikalisasi nan memanfaatkan ruang digital.

Ilustrasi terorisme. Foto: Prazis Images/Shutterstock

"Pekerjaan kita belum selesai. Tantangan ke depan semakin kompleks dengan adanya pergeseran pola radikalisasi, termasuk ancaman di ruang digital," ujar Lodewijk.

Menurutnya, pemerintah perlu memperkuat perlindungan dan pemulihan korban sekaligus meningkatkan kewaspadaan terhadap ancaman ekstremisme kekerasan.

Lodewijk mengatakan salah satu langkah nan perlu dilakukan adalah memperkuat kapabilitas pendamping dan ekosistem sosial agar ramah terhadap penyintas serta mencegah retraumatisasi di ruang publik maupun ruang digital.

"Kita kudu menolak segala corak intoleransi dan ekstremisme kekerasan di bumi Indonesia," katanya.

Ia menegaskan pemerintah bakal terus meningkatkan kewaspadaan nasional terhadap tindakan terorisme.

"Sambil terus kita tingkatkan kewaspadaan nasional terhadap tindakan terorisme. Mari kita jaga berbareng zero attack terhadap serangan terorisme," kata dia

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan