Jakarta, CNN Indonesia --
Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) menghormati proses norma nan sedang dilakukan oleh Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) terhadap pejabat nan tertangkap dalam Operasi Tangkap Tangan (OTT).
Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB Berton Panjaitan mengatakan pihaknya juga menjunjung tinggi asas prasangka tak bersalah.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT
"BNPB berkomitmen kooperatif dan bakal memberikan support info serta akses info nan diperlukan sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan," kata Berton saat dikonfirmasi, Selasa (13/10).
Berton menyebut pihaknya juga tidak bakal melakukan intervensi dalam corak apapun terhadap proses penyelidikan dan investigasi nan dilakukan KPK.
"Pimpinan BNPB telah menginstruksikan Inspektorat Utama untuk melakukan penelusuran internal dan pengamanan arsip sebagai corak pengawasan melekat," ujarnya.
Lebih lanjut, Berton mengatakan ketua BNPB mengimbau seluruh jejeran untuk tetap konsentrasi pada tugas penanggulangan bencana, kemanusiaan dan tidak terpengaruh oleh proses norma nan berjalan.
"BNPB menegaskan komitmen untuk memperkuat tata kelola, integritas, dan penguatan pengawasan internal," katanya.
Sebelumnya KPK dikabarkan melakukan OTT terhadap pejabat di BNPB.
Berdasarkan info nan diterima CNNIndonesia.com, dalam operasi tersebut, tim interogator KPK juga mengamankan duit sekitar Rp1,5 miliar.
Ketua KPK Setyo Budiyanto mengakui ada aktivitas nan dilakukan tim KPK.
"Benar ada aktivitas lapangan oleh pegawai KPK," kata Setyo.
(fra/yoa/fra)
3 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·