Binti Mufarida
, Jurnalis-Senin, 14 September 2026 |16:49 WIB

Waspada Gelombang Tinggi hingga 4 Meter di Sejumlah Perairan/AI
JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan awal gelombang tinggi hingga 4 meter nan berpotensi terjadi di beberapa wilayah perairan pada 14 - 17 September 2026.
BMKG melaporkan pola angin di utara ekuator Indonesia umumnya bertiup dari Tenggara hingga Barat Daya dengan kecepatan 4 – 25 knot, sedangkan di selatan ekuator Indonesia bertiup dari Timur hingga Tenggara dengan kecepatan 8 – 25 knot.
“Kecepatan angin tertinggi terpantau di wilayah Samudra Hindia barat Bengkulu, Laut Jawa, Selat Makassar bagian selatan, Laut Maluku bagian utara, dan Laut Arafuru,” tulis keterangan tertulis BMKG nan diterima Okezone, Senin (14/9/2026).
Kondisi tersebut menyebabkan peningkatan gelombang setinggi 1.25 - 2.5 meter berkesempatan terjadi di Selat Karimata bagian utara, Laut Jawa bagian barat, Laut Jawa bagian timur.
Selanjutnya, Selat Makassar bagian tengah, Laut Bali, Laut Flores, Laut Seram, Laut Arafuru bagian barat, Laut Arafuru bagian timur, Laut Sulawesi bagian tengah, Laut Maluku, Samudra Pasifik utara, Papua Barat Daya, Samudra Pasifik utara Papua.
Kemudian di Selat Karimata bagian selatan, Laut Jawa bagian tengah, Selat Makassar bagian utara, Selat Makassar bagian selatan, Laut Sumbawa, Laut Banda, Laut Arafuru bagian Utara, Laut Arafuru bagian tengah, Laut Sulawesi bagian barat, Laut Sulawesi bagian timur, Samudra Pasifik utara Maluku, dan Samudra Pasifik utara Papua Barat.
Sedangkan, untuk gelombang nan sangat tinggi di kisaran 2.5 - 4.0 meter berkesempatan terjadi di Selat Malaka bagian utara, Samudra Hindia barat Kep. Nias, Samudra Hindia barat Bengkulu, Samudra Hindia selatan Banten, Samudra Hindia selatan Jawa Tengah.
Selanjutnya, Samudra Hindia selatan Jawa Timur, Samudra Hindia selatan NTB, Samudra Hindia barat Aceh, Samudra Hindia barat Kep. Mentawai, Samudra Hindia barat Lampung, Samudra Hindia selatan Jawa Barat, Samudra Hindia selatan DI Yogyakarta, Samudra Hindia selatan Bali, dan Samudra Hindia selatan NTT.
“Potensi gelombang tinggi di beberapa wilayah tersebut dapat berisiko terhadap keselamatan pelayaran,” ungkap BMKG.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·