Felldy Utama
, Jurnalis-Jum'at, 16 Oktober 2026 |20:49 WIB

Ilustrasi.
JAKARTA — Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengonfirmasi bahwa wilayah Provinsi DKI Jakarta terdeteksi masuk dalam sebaran asap akibat kebakaran rimba dan lahan (karhutla). Keberadaan kabut asap tersebut terpantau melalui gambaran satelit BMKG pada Jumat (16/10/2026).
“Wilayah DKI Jakarta tercantum sebagai wilayah nan terdeteksi terdapat asap dan berada dalam area sebaran asap karhutla,” kata Sekretaris Utama (Sestama) BMKG, Guswanto, saat dikonfirmasi.
Kendati demikian, Guswanto menjelaskan bahwa pantauan gambaran satelit ini baru sebatas menunjukkan keberadaan sebaran asap di lapisan atmosfer, bukan mengukur tingkat konsentrasi polutan langsung di permukaan tanah nan dihirup oleh masyarakat.
Berdasarkan hasil pemantauan BMKG, arah pergerakan asap di wilayah Pulau Jawa terdeteksi mengalir ke arah tenggara hingga barat.
“Sehingga perlu terus dipantau apakah konsentrasi asap di Jakarta betul-betul meningkat di permukaan alias hanya melintas di lapisan atmosfer atas,” ujarnya.
9 jam yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·