
Biayai MBG dari Pajak dan Cukai, Ini 3 Faktanya (Foto: BGN)
JAKARTA - Pemerintah dalam perihal ini Kementerian Keuangan bakal mencari sumber pembiayaan untuk program Makan Bergizi Gratis (MBG) pada 2028. Hal ini untuk menindaklanjuti hasil putusan Mahkamah Konstitusi (MK) perihal pembiayaan MBG wajib dipisahkan dari pos anggaran pendidikan paling lambat tahun 2028.
Salah satu sumber pembiayaan untuk MBG dari pajak dan cukai. Potensi pajak dan cukai nan selama ini terjadi kebocoran bakal dicegah untuk membiayai MBG di 2028.
Berikut ini Okezone rangkum fakta-fakta pajak dan cukai diandalkan untuk biayai program MBG 2028, Jakarta, Senin (31/8/2026).
1. Purbaya Bidik Pajak dan Cukai
Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa mengatakan, saat ini pihaknya telah membidik potensi tambahan duit negara dari pajak dan cukai, hasil dari kebocoran-kebocoran nan terjadi selama ini.
"Makanya kuncinya sekarang, ke depan adalah peningkatan efisiensi pajak dan bea cukai," kata Purbaya saat ditemui di Kementerian Keuangan, Jumat (28/8/2026).
2. Potensi Penerimaan Pajak dan Cukai
Menurut Purbaya, pemerintah tetap mempunyai potensi penerimaan nan dapat digali dari beragam kebocoran baik dari sisi penerimaan pajak dan cukai. Ia menyebut salah satunya berasal dari sektor industri baja di dalam negeri.
"Kalau misal kita ngambil dari kebocoran-kebocoran nan signifikan ke depan, misal Anda tanya berapa potensinya, dari baja saja nan enggak beraksi dengan betul sesuai dengan peraturan nan ada, itu bisa Rp5 triliun lebih," kata Purbaya.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·