CEO Meditap, Ardianto Utomo(Meditap)
Meningkatnya biaya jasa kesehatan dan perubahan ekspektasi tenaga kerja mendorong perusahaan untuk mengelola sumber daya manusia secara lebih strategis. Kesehatan tenaga kerja sekarang tidak lagi dipandang sebatas akomodasi alias biaya operasional, melainkan menjadi aspek krusial nan memengaruhi produktivitas, retensi talenta, hingga keberlanjutan bisnis.
Untuk menjawab tantangan tersebut, Meditap menggelar Overlooked Medical Trend 2026: From Medical Trend to Workforce Strategy di Batam pada 3-4 Juni 2026. Forum ini dihadiri lebih dari 400 pemimpin perusahaan dari bagian human resources (HR), keuangan, dan upaya nan membahas beragam strategi pengelolaan tenaga kerja di tengah dinamika bumi kerja nan terus berubah.
Kegiatan tersebut menghadirkan beragam pemangku kepentingan, mulai dari BPJS Ketenagakerjaan, perusahaan asuransi, rumah sakit, penyedia platform HR, perusahaan teknologi kesehatan, hingga Meditap. Forum ini menjadi ruang obrolan dan kerjasama untuk berbagi pengalaman serta praktik terbaik dalam menghadapi tantangan pengelolaan tenaga kerja modern.
Mengusung tema From Medical Trend to Workforce Strategy, aktivitas tersebut mendorong perusahaan untuk memandang rumor kesehatan tenaga kerja dari perspektif nan lebih komprehensif. Kesehatan pekerja dinilai mempunyai keterkaitan erat dengan pengalaman kerja karyawan, tingkat produktivitas, loyalitas tenaga kerja, serta pencapaian sasaran upaya perusahaan.
"Masih banyak perusahaan nan memandang kesehatan tenaga kerja sebagai beban biaya semata. Padahal, menurutnya, kondisi kesehatan tenaga kerja mempunyai pengaruh langsung terhadap produktivitas, pengalaman karyawan, dan keberlangsungan upaya dalam jangka panjang," ujar CEO Meditap, Ardianto Utomo.
Berbagai rumor strategis dibahas selama penyelenggaraan acara, mulai dari tren ketenagakerjaan, employee wellbeing, pengelolaan biaya kesehatan, strategi faedah tenaga kerja (benefit management), kesehatan dan keselamatan kerja, perencanaan masa pensiun, hingga pemanfaatan teknologi dan info dalam mendukung proses pengambilan keputusan.
Selain konvensi pada hari pertama, aktivitas juga dilanjutkan dengan workshop interaktif pada hari kedua. Sesi ini memberikan kesempatan kepada peserta untuk mendalami beragam strategi pengelolaan faedah karyawan, pengendalian biaya kesehatan, peningkatan produktivitas, serta perencanaan tenaga kerja jangka panjang.
Melalui penyelenggaraan Overlooked Medical Trend 2026, Meditap berambisi semakin banyak perusahaan nan menempatkan kesehatan tenaga kerja sebagai bagian integral dari strategi bisnis. Di tengah kenaikan biaya kesehatan dan perubahan kebutuhan tenaga kerja, perusahaan dinilai perlu bisa menyeimbangkan kesejahteraan karyawan, produktivitas, retensi talenta, serta efisiensi biaya agar dapat tumbuh secara berkelanjutan. (E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·