Liputan6.com, Jakarta - Bank Indonesia (BI) Provinsi DKI Jakarta menargetkan nilai transaksi tembus Rp 40 miliar, selama penyelenggaraan Jakarta Kreatif Festival (JKF) nan berjalan di Istora Senayan, Jakarta Pusat pada 4-5 Juni 2026.
Kepala Kantor Perwakilan BI Provinsi DKI Jakarta, Iwan Setiawan mengatakan, sasaran tersebut dipatok seiring semakin besarnya skala penyelenggaraan pagelaran nan melibatkan ratusan pelaku UMKM dan puluhan lembaga kolaborator.
"Dapat kami laporkan juga bahwa Jakarta Creative Festival kali ini menghadirkan 377 tenant, terdiri dari 290 tenant UMKM di bagian kuliner, fashion, dan kriya, serta 87 booth jasa dan edukasi, serta didukung oleh 67 lembaga kolaborator," kata Iwan saat pembukaan JKF 2026 di Istora Senayan, Sabtu (4/7/2026).
Iwan mengatakan, BI DKI menargetkan transaksi selama penyelenggaraan JKF 2026 mencapai sekitar Rp40 miliar.
"Untuk tahun ini sasaran sekitar 40 miliar transaksi," ujarnya.
Menurut Iwan, sasaran nan dipasang pada penyelenggaraan JKF 2026 jauh lebih tinggi daripada sasaran tahun lampau nan hanya Rp 21 miliar. Ia optimis sasaran tersebut dapat tercapai memandang tingginya antusiasme masyarakat sejak hari pertama penyelenggaraan.
"Artinya ini meningkat sangat pesat. Dari jumlah pengunjung, saya yakin. Ini secara visual aaja kita bisa saksikan kolaborasinya juga sangat banyak ya, meningkat sangat pesat mungkin 4-5 kali lipat dan visitor juga first impression kita lihat sangat ramai," kata Iwan.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·