Felldy Utama
, Jurnalis-Kamis, 03 September 2026 |21:05 WIB

Kepala BGN, Sudaryono (foto: Okezone)
JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) mengalokasikan anggaran unik untuk aktivitas teknis non-Makan Bergizi Gratis (MBG), dalam penyelenggaraan Program Pemenuhan Gizi Nasional 2027. Anggaran nan disiapkan mencapai Rp373,3 miliar.
Kepala BGN, Sudaryono mengungkapkan, terdapat sejumlah kebutuhan untuk mendukung aktivitas teknis non-MBG. Anggaran tersebut dialokasikan untuk menunjang penyelenggaraan Program Pemenuhan Gizi Nasional.
"Kegiatan teknis non-MBG pemenuhan gizi sebesar Rp373,3 miliar alias 0,13 persen. Anggaran ini digunakan untuk standardisasi dapur SPPG, training petugas penyaji makanan, penguatan rantai pasok, hingga pemantauan mutu dan keamanan pangan di seluruh wilayah Indonesia," kata Sudaryono dalam rapat berbareng Komisi IX DPR di Gedung Nusantara I, Kompleks Parlemen, Senayan, Jakarta, Kamis (3/9/2026).
Dia menjelaskan, aktivitas tersebut merupakan bagian dari Program Pemenuhan Gizi Nasional dengan total anggaran Rp232,84 triliun.
Dari jumlah tersebut, BGN mengalokasikan Rp232,50 triliun alias 99,84 persen untuk anggaran MBG. Sementara itu, aktivitas teknis non-MBG pemenuhan gizi mendapatkan alokasi Rp373,3 miliar alias 0,13 persen.
Sudaryono memaparkan, anggaran MBG sebesar Rp232,50 triliun mencakup penyediaan makanan bergizi bagi peserta didik, guru, dan tenaga kependidikan. Anggaran untuk golongan tersebut mencapai Rp198,96 triliun.
Follow WhatsApp Channel Okezone untuk pembaruan buletin terbaru setiap hari
Follow
Berita Terkait
Telusuri buletin news lainnya
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·