
Siswa sedang santap Makan Bergizi Gratis (Foto: Ist/Okezone)
JAKARTA - Badan Gizi Nasional (BGN) tengah mempersiapkan aplikasi rating Program Makan Bergizi Gratis (MBG) sebagai bagian dari penguatan pengawasan dan pertimbangan kualitas jasa Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Nantinya, kepala sekolah dan pembimbing dapat memberikan penilaian secara langsung terhadap jasa SPPG nan melayani satuan pendidikan masing-masing.
Aplikasi ini dirancang untuk membuka ruang umpan kembali nan lebih sistematis dari sekolah sebagai pihak nan berinteraksi langsung dengan penyelenggaraan MBG. Penilaian dapat mencakup sejumlah aspek layanan, antara lain ketepatan waktu pengedaran serta kepantasan dan kualitas menu nan diterima peserta didik.
Juru Bicara BGN, Tysa Novenny, mengatakan, keterlibatan sekolah menjadi bagian krusial dalam membangun sistem pengawasan nan responsif. Menurutnya, sekolah tidak hanya menjadi penerima layanan, tetapi juga mempunyai ruang untuk menyampaikan penilaian berasas kondisi nan mereka temui secara langsung di lapangan.
“Melalui aplikasi rating MBG, kami mau memastikan bunyi dari sekolah dapat tersampaikan secara langsung dan menjadi bagian dari proses pertimbangan layanan. Kepala sekolah dan pembimbing nantinya dapat memberikan penilaian sekaligus mencantumkan catatan andaikan terdapat jasa nan belum sesuai. Masukan tersebut menjadi bahan bagi BGN untuk memandang bagian mana nan perlu segera diperbaiki,” ujar Tysa, dikutip Jumat (25/9/2026).
Dalam aplikasi tersebut, sekolah nantinya dapat memberikan penilaian menggunakan skala bintang 1 hingga bintang 5, disertai catatan mengenai aspek jasa nan dinilai. Mekanisme ini diharapkan dapat memberikan gambaran nan lebih terukur mengenai kualitas jasa SPPG sekaligus membantu BGN mengidentifikasi persoalan nan memerlukan tindak lanjut.
27 menit yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·