Cikal Bintang
, Jurnalis-Senin, 07 September 2026 |22:22 WIB

Bernardo Tavares berjanji untuk mengevaluasi permainan Persebaya Surabaya usai ditahan Bhayangkara FC 1-1 (Foto: I.League)
SURABAYA – Pelatih Persebaya Surabaya, Bernardo Tavares, berjanji untuk mengevaluasi hasil seri 1-1 kontra Bhayangkara FC di Super League 2026-2027. Sebab, mereka membuang tiga poin di depan mata.
Duel Bhayangkara FC vs Persebaya Surabaya itu berjalan di Stadion Sumpah Pemuda, Bandar Lampung, Lampung, Sabtu 5 September 2026 sore WIB. Kedua kesebelasan kudu puas beragam satu angka.

Persebaya sempat unggul lebih dulu melalui gol Yann Mabella (13’). Tapi, gol Allano Lima (60’) membatalkan tiga poin tersebut.
1. Peluang
Dalam pertandingan tersebut, Persebaya sebenarnya mempunyai sejumlah kesempatan untuk menggandakan keunggulan. Sayangnya, kesempatan nan didapat tidak bisa dimaksimalkan hingga Bhayangkara FC akhirnya sukses mencetak gol penyama kedudukan.
“Di sisi lain, kami mau menang tapi sayangnya tidak bisa. Kami sedikit kekecewaan lantaran ketika kami sudah unggul duluan, kami harusnya bisa menjaga clean sheet. Kami perlu meningkatkan aspek ini," ujar Tavares dikutip dari laman resmi PT Liga Indonesia Baru (I.League), Senin (7/9/2026).
Pria asal Portugal itu menilai Persebaya kudu mempunyai keberanian dan konsistensi untuk terus mencari gol kedua setelah membuka keunggulan. Menurutnya, kesempatan untuk menambah gol kudu dimanfaatkan sebelum musuh mendapatkan momentum untuk menyamakan skor.
"Ada situasi di mana kami bisa mencetak gol kedua, tapi terkadang kami menyerah terlalu dini. Sepakbola kali ini menunjukkan kami kudu terus berjuang untuk mencari gol kedua sebelum musuh menyamakan kedudukan,” jelas Tavares.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·