Jakarta, CNB Indonesia - Sebagai korban musibah alam, Ubang belum lupa gimana banjir besar nan melanda Desa Punan Malinau, Kecamatan Segah, Berau, Kalimantan Timur pada 2025 merendam rumahnya hingga berhari-hari. Kala itu, kondisi rumahnya pun perlahan memburuk, kayu penyangga sigap keropos, tembok melemah, dan lantainya tidak kokoh lagi.
Sebelum kejadian tersebut, rumah sederhana milik Ubang ini tetap layak huni, tetapi sekarang berubah menjadi sarang kekhawatiran. Sebab, setiap hujan turun, rasa resah segera menghampiri. Ia merasa takut bakal kerusakan nan terjadi semakin parah, apalagi membahayakan keselamatannya dan keluarganya.
"Sejak banjir itu, rumah saya jadi pelan-pelan rusak. Kayunya mulai lapuk, tembok sudah tidak kuat seperti dulu. Kalau hujan turun, saya langsung was-was. Takut air masuk lagi, takut rumah ini tidak bisa bertahan. Kadang sampai tidak bisa tidur, lantaran kepikiran terus," tutur Ubang, dikutip Kamis (30/4/2026).
Meski demikian, kekhawatiran itu perlahan mereda ketika Program Renovasi dan Sanitasi (PONDASI) dari PT Natura Pasific Nusantara - member of PT Triputra Agro Persada Tbk datang membantu memperbaiki rumah Ubang. Bagian-bagian nan sebelumnya rentan diperkuat, lantai nan sempat rusak diperbaiki, dan struktur rumah kembali dibuat lebih kokoh agar bisa memperkuat menghadapi cuaca ekstrem.
Program Pondasi sendiri merupakan bagian dari inisiatif TAP untuk Negeri nan dijalankan perusahaan di wilayah operasional anak usaha. Program tersebut difokuskan pada pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat mengenai kediaman aman, layak, dan sehat sebagai fondasi kehidupan family nan lebih produktif.
Secara bertahap, program Pondasi TAP nan digelar sejak Juli 2025 untuk memperbaiki lebih dari 300 rumah. Kegiatan ini berjalan di seluruh wilayah operasional perusahaan di Jambi, Kalimantan Timur, dan Kalimantan Tengah dengan melibatkan beragam pemangku kepentingan setempat.
Adapun identifikasi penerima faedah dilakukan berbareng pemerintah desa agar support dapat menjangkau penduduk nan membutuhkan. Pendekatan kolaboratif tersebut dinilai membantu memastikan proses pembaharuan melangkah sesuai kebutuhan masyarakat.
Di beragam wilayah, persoalan kediaman layak tetap menjadi tantangan berfaedah namun tidak selalu terlihat. Padahal, kualitas tempat tinggal mempunyai peran krusial dalam menunjang kesehatan, keselamatan, serta produktivitas keluarga.
Kisah lain datang dari Jumriadi, penduduk Punan Malinau lainnya nan juga menjadi penerima faedah PONDASI. Bagi Jumriadi, perbaikan rumah nan dilakukan perusahaan mempunyai makna nan sangat personal, terlebih lantaran dia baru saja dikaruniai seorang anak.
Sebelumnya, kondisi rumah nan belum sepenuhnya layak sempat membuatnya cemas dalam menyambut kehadiran personil family baru. Ia mau memastikan anaknya dapat tumbuh di lingkungan nan kondusif dan nyaman.
"Dengan kondisi rumah sebelumnya, jujur saja saya tetap khawatir. Terima kasih kepada PT NPN atas support pembaharuan rumah kami nan sebelumnya buruk, kami sekeluarga sangat terbantu. Rumah kami sekarang jauh lebih baik dan aman," jelasnya.
Pada akhirnya, perubahan nan dirasakan Ubang dan Jumriadi menjadi gambaran nyata bahwa kediaman nan layak bukan sekadar kebutuhan dasar, tetapi juga fondasi krusial bagi rasa kondusif dan keberlangsungan hidup keluarga. Melalui Program PONDASI, upaya perbaikan rumah menghadirkan akibat nan lebih luas, mulai dari ketenangan dalam beristirahat, keamanan bagi personil keluarga, hingga kepercayaan untuk menatap masa depan dengan lebih optimistis.
(bul/bul)
Addsource on Google
[Gambas:Video CNBC]
1 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·