
Berbasis NIK, Ini Mekanisme Pembuatan Rekening Massal untuk Seluruh Warga RI (Foto: Freepik)
JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengatakan, saat ini pemerintah tengah mempersiapkan sistem penyediaan alias pembuatan rekening massal bagi seluruh masyarakat di Bank Rakyat Indonesia (BRI) dan Bank Syariah Indonesia (BSI).
Hal ini menyusul pengarahan Presiden Prabowo Subianto untuk memastikan setiap penduduk negara Indonesia mempunyai rekening bank guna memperkuat inklusi finansial dan tingkat literasi finansial di dalam negeri.
“Nanti mekanismenya dibuat tentu dengan aplikasi digital nan bakal disiapkan oleh BRI maupun BSI, dan kelak tentu basisnya dari NIK (nomor induk kependudukan),” kata Airlangga di Jakarta, Selasa (8/9/2026).
“Kemarin pengarahan Presiden agar setiap penduduk negara mempunyai rekening surat kabar dan rekening surat kabar itu nan disiapkan adalah melalui Himbara, baik itu BRI maupun BSI,” sambungnya.
Airlangga mengatakan pendekatan nan sekarang dipertimbangkan adalah sinkronisasi dengan info kependudukan dan catatan sipil (dukcapil) Kementerian Dalam Negeri (Kemdagri).
“Nah tentu dengan info nan dimiliki oleh Kementerian Dalam Negeri melalui dukcapil itu diharapkan pada saat penduduk negara mencapai usia 17 tahun maka dia bakal memperoleh KTP plus nomor rekening,” kata Menko Airlangga.
Dia menambahkan, untuk memperluas jangkauan kepemilikan rekening bank, dukcapil bakal dipadu-padankan dengan sistem Bank Indonesia, terutama untuk sistem pembayaran dan gateway system-nya termasuk QRIS.
“Dan tentu dari nomor rekening itu mempunyai keahlian nan untuk bisa dilakukan pembayaran alias payment system dan ini bekerja-sama juga dengan payment gateway nan ada di Bank Indonesia ialah dengan QRIS,” ujar Airlangga.
2 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·