Ilustrasi.(Magnific)
KABAR baik bagi para pencinta kopi. Pernyataan terbaru dari American Heart Association (AHA) mengungkapkan bahwa tubuh manusia dapat menangani asupan kopi dalam jumlah nan cukup tinggi secara aman, apalagi memberikan faedah kesehatan nan signifikan bagi jantung.
Mengonsumsi hingga lima cangkir kopi hitam setiap hari terbukti dapat menurunkan akibat beragam kondisi kardiovaskular, termasuk stroke, kandas jantung, dan penyakit jantung koroner. Penyakit jantung sendiri tetap menjadi penyebab kematian utama di Amerika Serikat, dengan catatan lebih dari 919.000 kematian per tahun.
Selain kesehatan jantung, konsumsi minuman berkafein secara teratur juga dikaitkan dengan penurunan akibat terkena demensia dan jenis kanker tertentu. Hal ini menjadi angin segar bagi sekitar dua pertiga orang dewasa nan rutin meminum kopi setiap hari.
Batas Aman dan Risiko Kelebihan Kafein
Meski bermanfaat, AHA memberikan peringatan tegas mengenai pemisah konsumsi. Mengonsumsi lebih dari lima cangkir kopi alias melampaui periode pemisah 400 miligram kafein per hari--batas nan dianggap kondusif oleh kebanyakan ahli--dapat berakibat jelek bagi kesehatan.
Asupan kafein nan berlebihan dapat memicu masalah serius seperti:
- Kejang-kejang
- Lonjakan tekanan darah mendadak
- Gangguan pernapasan
AHA juga menyoroti ancaman energy shots nan mengandung 40-69 miligram kafein per ons cairan atau sekitar tiga hingga empat kali lipat konsentrasi kafein dalam secangkir kopi biasa. Produk seperti minuman energi, bar, gel, dan suplemen berbasis kafein sering kali mengandung bahan tambahan nan mempercepat penyerapan kafein ke dalam tubuh, sehingga meningkatkan akibat ancaman kardiovaskular.
Respons Tubuh nan Berbeda-beda
Dr. Gregory Marcus, guru besar kedokteran di University of California, San Francisco School of Medicine, menekankan bahwa setiap perseorangan merespons kafein secara berbeda. "Jumlah nan wajar bagi satu orang bisa menyebabkan pengaruh nan tidak diinginkan seperti palpitasi jantung, kecemasan, alias gangguan tidur pada orang lain," jelasnya.
Badan Pengawas Obat dan Makanan AS (FDA) memperingatkan bahwa bagi sebagian orang nan sensitif, hanya dengan beberapa cangkir kopi sudah bisa memicu indikasi seperti debar jantung cepat, insomnia, mual, sakit perut, hingga sakit kepala. Efek toksik nan parah seperti tegang apalagi dapat terjadi jika konsumsi mencapai 1.200 miligram kafein.
Catatan Penting: Rata-rata konsumsi kopi masyarakat saat ini berada di nomor tiga cangkir sehari, nan tetap berada di bawah pemisah kondusif 400 miligram. Namun, sangat krusial untuk memperhatikan respons tubuh masing-masing dan berkonsultasi dengan tim medis mengenai dosis kafein nan tepat bagi kondisi kesehatan Anda. (The Independent/I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·