Ilustrasi.(Magnific)
TELUR secara umum dianggap sebagai makanan sehat berkah kandungan protein, vitamin, dan mineralnya nan tinggi. Namun, telur juga sering dikaitkan dengan kolesterol, nan kerap menimbulkan kebingungan bagi mereka nan memprioritaskan kesehatan jantung. Pertanyaannya, berapa banyak telur nan boleh dikonsumsi dalam seminggu sebelum dianggap berlebihan?
Seperti banyak aspek nutrisi lain, tidak ada jawaban tunggal nan bertindak untuk semua orang. Hubungan antara telur dan kolesterol sangat kompleks.
Bagi sebagian besar orang dewasa nan sehat, konsumsi telur setiap hari tergolong aman. Namun, bagi penderita penyakit jantung, kolesterol LDL tinggi, alias diabetes, disarankan untuk membatasi asupan dan berkonsultasi dengan dokter.
Telur dan Kolesterol: Mitos vs Fakta
Berlawanan dengan kepercayaan populer, kolesterol dalam makanan tidak berakibat langsung pada kolesterol tubuh seperti nan diperkirakan sebelumnya. Lauren Manaker, MS, RDN, LD, seorang mahir diet terdaftar, menjelaskan bahwa lemak jenuh dalam pola makan secara keseluruhanlah nan lebih berkedudukan meningkatkan kolesterol darah.
Telur sebenarnya rendah lemak jenuh. Menurut info USDA, satu butir telur hanya mengandung sekitar 1,6 gram lemak jenuh. Sebagai perbandingan, pemisah konsumsi lemak jenuh nan disarankan adalah kurang dari 20 gram per hari. Sebagian besar lemak dalam telur adalah lemak tak jenuh nan justru mendukung kesehatan jantung.
Faktor nan Menentukan Batas Konsumsi Telur
Batas mingguan pribadi Anda berjuntai pada beberapa aspek utama:
- Kondisi Medis: Orang dengan kondisi genetik seperti familial hypercholesterolemia mungkin perlu lebih membatasi asupan telur lantaran sensitivitas tinggi terhadap kolesterol makanan.
- Pola Makan Keseluruhan: Jika diet Anda sudah tinggi lemak jenuh dari daging merah alias makanan olahan, Anda kudu lebih konservatif dalam mengonsumsi telur.
- Cara Pengolahan: Memasak telur dengan mentega alias menyajikannya berbareng bacon dapat meningkatkan asupan lemak jenuh secara signifikan.
- Usia: Lansia dengan kadar kolesterol normal dapat mengonsumsi hingga dua butir telur per hari (14 per minggu). Protein tinggi dalam telur membantu menjaga massa otot nan condong menurun seiring bertambahnya usia.
Rekomendasi Ahli: American Heart Association menyatakan bahwa perseorangan sehat dapat mengonsumsi rata-rata 7 butir telur per minggu sebagai bagian dari diet sehat jantung.
Cara Sehat Menikmati Telur
Untuk mendapatkan faedah maksimal tanpa akibat tambahan, para mahir menyarankan metode berikut:
- Gunakan Lemak Minimal: Gunakan sedikit cooking spray daripada mentega alias minyak goreng dalam jumlah banyak.
- Rebus alias Poach: Memasak dengan air adalah langkah terbaik untuk menghindari tambahan lemak jenuh.
- Sandingkan dengan Sayuran: Sajikan telur dengan bayam, tomat, alias roti gandum utuh untuk meningkatkan nilai gizi dan serat.
Kesimpulannya, bagi kebanyakan orang dewasa, mengonsumsi 7 hingga 14 butir telur per minggu dianggap kondusif dan bermanfaat. Namun, selalu konsultasikan dengan penyedia jasa kesehatan untuk menentukan jumlah nan paling tepat sesuai profil kesehatan pribadi Anda. (Martha Stewart/I-2)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·