Benidictus Siregar(Instagram @benidictivity)
KOMEDIAN Benidictus Siregar mengakui bahwa karakter Juna dalam film Sekawan Limo (2024) telah menjadi titik kembali signifikan dalam kariernya di industri layar lebar. Popularitas karakter tersebut tidak hanya melambungkan namanya, tetapi juga mengubah langkah publik menyapanya di ruang publik.
"Pembukanya dari Sekawan Limo 1, sampai sekarang tetap banyak nan memanggil Juna, Juna, Juna," ujar Beni saat ditemui seusai konvensi pers pemutaran pratayang Sekawan Limo 2: Gunung Klawih di area Setiabudi, Jakarta Selatan, dikutip Kamis (28/5).
Pria kelahiran Yogyakarta nan mengawali pekerjaan melalui kejuaraan lawak tunggal (stand-up comedy) tingkat nasional ini menilai, karakter pemuda Jawa nan lugu tersebut telah melekat kuat di hati jutaan penonton. Namun, ketenaran ini membawa tanggung jawab besar bagi Beni untuk menjaga kualitas aktingnya, terutama dalam sekuel terbaru.
Kolaborasi dengan Joshua Suherman dan Bayu Skak
Dalam upaya menjaga kesegaran komedi di Sekawan Limo 2: Gunung Klawih, Beni mengungkapkan adanya peran krusial Joshua Suherman nan bertindak sebagai konsultan komedi. Joshua bekerja menyaring dan meramu ide-ide lelucon dari para komedian nan terlibat, termasuk Beni dan Firza Valaza.
"Itu kerja keras dari Joshua nan juga ngobrol dengan kita. Walaupun konsultan komedinya Jojo (Joshua), dia selalu menampung buahpikiran bareng-bareng, dan dia nan memutuskan jokes mana nan bakal dipakai," jelas Beni.
Selain aspek konsultan komedi, kelancaran produksi juga didukung oleh hubungan ahli nan erat antara Beni dan sutradara Bayu Skak. Keduanya telah sering bekerja sama dalam proyek sebelumnya, seperti seri Yowis Ben.
Informasi Produksi Film:
| Judul Film | Sekawan Limo 2: Gunung Klawih |
| Sutradara | Bayu Skak |
| Konsultan Komedi | Joshua Suherman |
| Pemeran Utama | Benidictus Siregar, Firza Valaza, Elsa Japasal |
| Tanggal Rilis | 27 Mei 2026 |
Membangun Chemistry dengan Elsa Japasal
Beni menambahkan bahwa suasana kerja nan terbuka dan intensif dengan sutradara sangat membantunya dalam membangun chemistry di depan kamera. Hal ini sangat terasa saat dia kudu beradu peran dengan aktris Elsa Japasal.
Kedekatan individual dan ahli nan sudah terjalin lama dengan tim produksi membikin proses penyelarasan karakter menjadi lebih organik. "Kalau di kepala terlintas ada sesuatu, saya juga bakal langsung mengeluarkan ideku," tambahnya.
Tahun 2026 menjadi periode nan produktif bagi Benidictus Siregar. Meski baru memasuki pertengahan tahun, dia sudah mengantongi deretan titel movie nan siap menyapa penonton di bioskop, dengan Sekawan Limo 2: Gunung Klawih sebagai salah satu proyek unggulannya nan mulai tayang serentak pada akhir Mei ini. (Ant/Z-1)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·