Bencana Kabut Asap Karhutla, Riau Siapkan Posko Kesehatan dan Rumah Oksigen

Sedang Trending 1 jam yang lalu
Bencana Kabut Asap Karhutla, Riau Siapkan Posko Kesehatan dan Rumah Oksigen Ilustrasi(Dok BPBD Belitung Timur)

PEMERINTAH Provinsi (Pemprov) Riau melalui Dinas Kesehatan (Diskes) menyiapkan posko kesehatan dan rumah oksigen sebagai langkah antisipasi jika akibat asap akibat kebakaran rimba dan lahan (karhutla) nan terjadi di sejumlah wilayah Riau semakin memburuk.

Kepala Dinas Kesehatan Riau, Zulkifli, mengatakan saat ini kedua akomodasi tersebut telah dipersiapkan di lingkungan Diskes Riau. Namun, pengoperasiannya tetap menyesuaikan kondisi kualitas udara dan perkembangan karhutla. 

"Untuk mengaktifkannya kita tetap memandang situasi. nan jelas, kita sudah mempersiapkan," kata Zulkifli, Kamis (27/8).

Posko kesehatan nantinya bakal didukung tenaga medis dan obat-obatan untuk memberikan pelayanan kepada masyarakat nan mengalami gangguan kesehatan akibat paparan asap karhutla. Ambulans juga disiagakan untuk mengantisipasi kebutuhan pemindahan maupun pelayanan medis darurat.

Sedangkan rumah oksigen disiapkan unik dengan peralatan oksigen nan dapat digunakan andaikan kondisi asap semakin parah dan masyarakat memerlukan support pernapasan. Ia menjelaskan, Diskes Riau terus memantau perkembangan kondisi di lapangan serta berkoordinasi dengan jejeran kesehatan di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota. 

"Kita terus memantau perkembangan dan berkoordinasi dengan semua pihak, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota," ujarnya. 

Ia mengimbau di tengah kondisi karhutla nan tetap terjadi, masyarakat diminta meningkatkan kewaspadaan. Terutama bagi golongan rentan seperti penderita asma, penduduk dengan riwayat gangguan pernapasan, serta ibu hamil. Sedangkan untuk bayi para orang tua wajib memberikan perhatian unik jangan sampai terpapar asap langsung di luar ruangan.

"Bagi masyarakat nan rentan terhadap gangguan kesehatan, seperti penderita asma alias mempunyai riwayat gangguan pernapasan, termasuk ibu hamil, kami imbau saat keluar rumah menggunakan masker dan mengurangi aktivitas di luar ruangan," ujarnya.

Ia menyarankan masyarakat tidak keluar rumah andaikan tidak mempunyai keperluan mendesak. Langkah tersebut dinilai krusial untuk mengurangi akibat gangguan kesehatan akibat paparan asap Karhutla. Ia juga mengingatkan seluruh akomodasi pelayanan kesehatan, baik rumah sakit pemerintah dan swasta, puskesmas, klinik hingga puskesmas pembantu di wilayah agar meningkatkan pelayanan kepada masyarakat. Masyarakat nan mengalami keluhan kesehatan akibat paparan asap diminta segera mendapatkan penanganan dan tidak ragu memeriksakan diri ke akomodasi kesehatan terdekat. 

"Masyarakat tidak perlu ragu untuk mengecek kesehatannya di tempat pelayanan kesehatan terdekat. Masyarakat tidak perlu bayar lantaran kita sudah menerapkan UHC," jelasnya. 

Pemprov Riau juga telah mendistribusikan masker ke sejumlah wilayah nan terdampak karhutla. Seperti di Pelalawan, sebanyak 18 ribu masker telah dibagikan, disertai support dua unit oksigen. Distribusi masker juga dilakukan di Indragiri Hulu sebanyak 4 ribu, Indragiri Hilir 4 ribu, Kampar 4 ribu, serta Rokan Hilir sebanyak 4 ribu masker nan segera dikirimkan.

Untuk Kota Pekanbaru, sebanyak 12 ribu masker telah didistribusikan. Sebagian masker dibagikan di sejumlah titik pada awal pekan lalu. Pembagian dilakukan di enam lokasi, ialah Tugu Zapin Jalan Sudirman, Simpang Tiga, Pasar Pagi Arengka, Jalan Garuda Sakti, area Melur, dan Jalan Riau.

Selain itu, sebanyak 2 ribu masker juga dibagikan di area Rimbo Panjang, Kabupaten Kampar, bertepatan dengan kehadiran Presiden Prabowo Subianto. Ia menegaskan, langkah tersebut merupakan bagian dari kesiapsiagaan pemerintah dalam melindungi masyarakat dari akibat kesehatan akibat asap karhutla nan tetap melanda sejumlah wilayah di Riau.  

"Yang terpenting masyarakat menjaga kesehatan, mengurangi aktivitas di luar ruangan dan segera mendapatkan pelayanan kesehatan andaikan mengalami keluhan akibat asap," pungkasnya.(RK/E-4)

Selengkapnya
Sumber Media Indonesia
Media Indonesia