Benarkah Mematikan SysMain Bisa Mempercepat Windows 11?

Sedang Trending 22 jam yang lalu

Banyak tutorial optimasi Windows 11 menyarankan pengguna untuk mematikan SysMain agar komputer melangkah lebih sigap dan penggunaan RAM menjadi lebih hemat. Nah sesekali jasa ini memang terkadang terlihat menggunakan CPU, RAM, alias disk di Task Manager, sehingga sering dianggap sebagai salah satu penyebab Windows terasa lambat.

Namun, mematikan SysMain tidak selalu memberikan peningkatan performa, lantaran sebaliknya jasa nan sebelumnya dikenal sebagai Superfetch ini justru dirancang untuk membantu Windows menjalankan aplikasi dengan lebih responsif.

Selain itu, dalam beberapa kasus, dia tidak menyantap banyak sumber daya dan hanya menyantap kurang dari 5 MB RAM saja.

Tapi Apa Itu SysMain di Windows 11?

Nah menurut info nan beredar, SysMain merupakan jasa bawaan Windows nan mempelajari pola penggunaan aplikasi, dan berasas kebiasaan pengguna, jasa ini dapat memuat sebagian info aplikasi ke RAM sebelum aplikasi tersebut dibuka.

Tujuannya sederhana, ialah mengurangi waktu tunggu ketika pengguna menjalankan aplikasi nan sering digunakan, sehingga dengan begitu, Windows tidak perlu selalu mengambil seluruh info nan dibutuhkan langsung dari media penyimpanan.

Nah info nan telah dimuat tersebut bakal muncul sebagai bagian dari memori cache di Task Manager, dan meski terlihat menggunakan RAM, memori ini tidak serta-merta terbuang percuma ya, lantaran Windows dapat menggunakan kembali memori tersebut ketika aplikasi lain membutuhkannya.

Selain itu, SysMain juga membantu menyiapkan info nan sering diakses selama proses startup untuk mendukung fitur Fast Startup, oleh lantaran itu tingginya penggunaan RAM oleh cache bukan argumen nan cukup untuk langsung menonaktifkan jasa ini, mengingat Windows memang dirancang untuk memanfaatkan memori nan tersedia agar aplikasi bisa melangkah lebih cepat.

Apakah Mematikan SysMain Bisa Mempercepat Windows 11?

Nah menjawab perihal tersebut, tentu jawabannya berjuntai pada kondisi perangkat dan masalah nan sedang dihadapi. Pada komputer modern dengan RAM nan memadai serta penyimpanan SSD alias NVMe, menonaktifkan SysMain umumnya tidak memberikan peningkatan performa nan signifikan.

Bahkan, aplikasi tertentu bisa memerlukan waktu lebih lama untuk dibuka lantaran Windows tidak lagi memanfaatkan sistem pemuatan info nan disediakan jasa tersebut.

Tapi situasinya bisa berbeda pada komputer lama, terutama perangkat dengan RAM terbatas dan hard disk konvensional, lantaran dalam kondisi tertentu, aktivitas SysMain nan membebani sistem mungkin membikin komputer terasa kurang responsif.

Namun guys, bukan berfaedah semua komputer dengan spesifikasi rendah kudu mematikan SysMain loh, lantaran jasa ini tetap mempunyai kegunaan untuk membantu mempercepat akses aplikasi, sehingga dampaknya perlu dinilai berasas kondisi masing-masing perangkat.

Selain itu, pengguna juga perlu membedakan antara penggunaan sumber daya nan normal dan masalah nan sebenarnya, lantaran SysMain dapat menggunakan CPU alias disk setelah komputer dinyalakan lantaran sedang mempersiapkan info nan kemungkinan dibutuhkan nan bisa dibilang aktivitas tersebut tidak otomatis menunjukkan bahwa jasa mengalami masalah.

Kapan SysMain Perlu Dinonaktifkan?

Meskipun begitu, SysMain layak diperiksa jika komputer mengalami penggunaan CPU alias disk nan tinggi secara terus-menerus dan jasa tersebut terbukti menjadi penyebabnya.

Misalnya, komputer dengan RAM terbatas mengalami penurunan responsivitas lantaran aktivitas SysMain tidak kunjung berakhir setelah startup, dimana dalam situasi seperti ini, menghentikan jasa sementara dapat menjadi langkah pengetesan untuk mengetahui apakah performa sistem membaik.

Tapi WinPoin sarankan sih, sebelum mengambil tindakan, buka Task Manager dan pastikan proses nan menggunakan sumber daya memang Service Host: SysMain, selain itu perhatikan juga apakah penggunaan CPU alias disk tetap tinggi setelah komputer selesai melakukan aktivitas startup.

Jika mau mengujinya, hentikan jasa melalui menu Services terlebih dahulu, kemudian gunakan komputer seperti biasa, dan jika tidak ada peningkatan performa, jalankan kembali jasa tersebut.

Cara Menonaktifkan SysMain di Windows 11

Jika SysMain terbukti menyebabkan masalah pada komputer, Anda bisa mencoba menonaktifkannya melalui langkah berikut:

Yang pertama Anda bisa masuk ke Services.msc, kemudian cari jasa berjulukan SysMain, setelah itu klik Properties dan pilih Disabled pada bagian Startup type.

Namun, perlu diingat, langkah tersebut bakal membikin SysMain tidak melangkah otomatis saat Windows dimulai, jadi jika tidak ada perbaikan alias aplikasi justru terasa lebih lambat, aktifkan kembali jasa tersebut melalui menu nan sama.

Kesimpulannya sih, mematikan SysMain bukan solusi universal untuk mempercepat Windows 11, lantaran pada PC modern, jasa ini umumnya lebih baik dibiarkan aktif lantaran membantu Windows memanfaatkan RAM untuk mempercepat akses aplikasi.

Dan jika komputer terasa lambat, sebaiknya cari tahu penyebabnya terlebih dulu melalui Task Manager dan jangan langsung menonaktifkan jasa bawaan Windows hanya lantaran memandang penggunaan RAM alias disk nan tinggi.

Selama SysMain bekerja normal dan tidak menimbulkan masalah, membiarkannya tetap aktif merupakan pilihan nan lebih masuk logika dan lebih direkomendasikan.

Referensi : 11Forum, XDA Developer


Catatan Penulis : WinPoin sepenuhnya berjuntai pada iklan untuk tetap hidup dan menyajikan konten teknologi berbobot secara cuma-cuma — jadi jika Anda menikmati tulisan dan pedoman di situs ini, minta whitelist laman ini di AdBlock Anda sebagai corak support agar kami bisa terus berkembang dan berbagi insight untuk pengguna Indonesia. Kamu juga bisa mendukung kami secara langsung melalui support di Saweria. Terima kasih.

Written by

Gylang Satria

Tech writer nan sehari‑hari berkutat dengan Windows 11, Linux, dan Samsung S24. Punya pertanyaan alias butuh diskusi? Tag @gylang_satria di Disqus. Untuk kolaborasi, email saja ke [email protected]

Post navigation

Previous Post

Selengkapnya
Sumber Winpoin.com
Winpoin.com
↑