Anggie Ariesta
, Jurnalis-Selasa, 28 Juli 2026 |16:39 WIB

BCA Raup Laba Bersih Rp29,5 Triliun di Semester I-2026, Kredit Tembus Rp1.000 Triliun (Foto: Okezone)
JAKARTA - PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) alias BCA meraup untung bersih secara konsolidasi beserta entitas anak tercatat sebesar Rp29,5 triliun pada semester I 2026. Laba bersih BCA ini naik 1,8 persen dibandingkan periode nan sama tahun lampau Rp29 triliun.
Laba tersebut didorong oleh penyaluran angsuran nan untuk pertama kalinya melampaui Rp1.000 triliun. Berdasarkan laporan finansial perseroan, total angsuran nan disalurkan BCA hingga akhir Juni 2026 mencapai Rp1.036 triliun, alias tumbuh 8 persen secara tahunan (year on year/yoy), dengan kualitas aset nan tetap solid.
Presiden Direktur BCA Hendra Lembong mengatakan, capaian positif ini ditopang oleh tingginya aktivitas upaya pengguna serta ekspansi angsuran produktif ke pelbagai sektor ekonomi.
“Kinerja BCA pada paruh pertama 2026 ditopang beragam hal, seperti BCA Expoversary 2026 dan penyaluran angsuran produktif ke beragam sektor,” ujarnya dalam paparan kinerja, Jakarta, Selasa (28/7/2026).
Hendra menambahkan, BCA secara konsisten menerapkan prinsip kehati-hatian dalam penyaluran pembiayaan dengan memperhatikan kecukupan likuiditas serta kondisi ekonomi terkini.
Pertumbuhan angsuran BCA terutama disokong oleh segmen produktif nan mencapai Rp802 triliun (naik 11 persen yoy). Pembiayaan segmen korporasi mencatatkan kenaikan 13,6 persen yoy menjadi Rp513,4 triliun, sementara segmen komersial dan Usaha Kecil Menengah (UKM) tumbuh 6,6 persen yoy menjadi Rp288,5 triliun.
Kualitas angsuran perseroan tetap terjaga baik, tercermin dari rasio loan at risk (LAR) nan berada di nomor 4,9 persen dan rasio angsuran bermasalah (non-performing loan/NPL) di level 1,9 persen.
1 hari yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·