BCA, KAI, hingga Induk GoPay-Gojek GOTO Jadi Perusahaan Terbaik di RI

Sedang Trending 1 hari yang lalu

Jakarta -

Perusahaan riset info asal Jerman, Statista, berbareng dengan Tempo merilis daftar perusahaan terbaik Indonesia 2026 berasas kepuasan karyawan. Tiga perusahaan memimpin, ialah PT Bank Central Asia Tbk (BCA), PT Kereta Api Indonesia (Persero), dan PT GoTo Gojek Tokopedia Tbk (GoTo) perusahaan induk nan menaungi Gopay dan Gojek.

Rating dari Statista ini adalah corak penghargaan nan diberikan kepada 300 perusahaan teratas dari sisi tempat bekerja terbaik, nan dikelompokkan ke dalam 27 industri.

"Berbagai aspek krusial untuk menciptakan tempat kerja nan baik dievaluasi: gambaran perusahaan, kesempatan pengembangan, gaji, budaya tempat kerja, keberagaman, dan banyak lagi," tulis penjelasan Statista, dalam situs resminya, dikutip detikcom, Jumat (24/7/2026).

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

GoTo menjadi perusahaan teknologi nan menempati ranking paling atas dalam daftar Perusahaan Terbaik Indonesia 2026. Perusahaan nan menaungi jasa ride-hailing Gojek dan jasa finansial GoPay dinilai sukses memberikan kepuasan kerja untuk talenta digital terbaik Tanah Air.

Budaya kerja sehat nan menjaga work-life balance tersebut sukses membawa GoTo menjadi ekosistem digital terbesar nan melayani 66 juta pengguna bertransaksi tahunan dengan lebih dari 3 juta mitra driver serta 6,4 juta mitra upaya dan pedagang.

"Work-life balance bukan hanya soal kebijakan tertulis, tetapi juga budaya kerja nan kami bangun bersama. Hal ini menjadi komitmen nan dipegang teguh para pemimpin tim kami, untuk selalu menghormati batas individual rekan kerja dan menciptakan lingkungan nan mendukung personil tim," ungkap Direktur dan Chief People Officer GoTo Monica Lynn Mulyanto.

Sementara itu BCA menempati perusahaan terbaik di industri perbankan. BCA menyebut perusahaan berkomitmen untuk terus memperkuat pengembangan kapabilitas dan kesejahteraan tenaga kerja sebagai bagian dari strategi pertumbuhan upaya nan berkelanjutan. Executive Vice President Corporate Communication & Social Responsibility BCA Hera F. Haryn mengatakan tenaga kerja adalah aset strategis utama dalam mendukung pertumbuhan jangka panjang.

"Kami mengucapkan terima kasih atas apresiasi nan diberikan melalui pengakuan sebagai salah satu 'Indonesia's Best Employers 2026'. Bagi BCA, sumber daya manusia merupakan aset krusial nan berkedudukan dalam mendukung pertumbuhan dan keberlanjutan perusahaan," kata Hera.

Di sektor transportasi dan logistik, KAI sukses menempati posisi perusahaan terbaik. Badan Usaha Milik Negara nan mengoperasikan transportasi kereta api publik di Indonesia tersebut dinilai sukses mempertahankan pelayanan publik berbobot tinggi dan memperhatikan kesejahteraan tenaga kerja jangka panjang.

Daftar 5 Besar Rating Statista 2026

1. 1. Bank Central Asia, Skor: 100

2. Kereta Api Indonesia, Skor: 96,25

3. GoTo, Skor: 94,96

4. Telkom Indonesia, Skor 94,01

5. PLN, Skor: 93,76

Sebagai informasi, dalam rating ini, ada dua skor ialah Skor Langsung di mana ini mencerminkan kesediaan tenaga kerja untuk merekomendasikan perusahaan tempat mereka bekerja. Responden menilai, pada skala 0 hingga 10, seberapa besar kemungkinan mereka bakal merekomendasikan perusahaan mereka kepada kawan alias keluarga, di mana 0 berfaedah 'sama sekali tidak mungkin' dan 10 berfaedah 'sangat mungkin'.

Adapun Skor Tidak Langsung ialah menangkap persepsi tentang perusahaan di luar tempat kerja sendiri.

Berdasarkan industri responden, peserta diperlihatkan pilihan perusahaan nan relevan dan dapat menunjukkan apakah mereka bakal merekomendasikan alias menyarankan untuk tidak bekerja di perusahaan tersebut. Ini memberikan pandangan eksternal tentang reputasi setiap perusahaan di sektornya.

Mengutip publikasi resmi Statista, survei berjalan pada 2025 dengan sampel lebih dari 2000 perusahaan nan dinilai melalui studi independen.

Survei menyoroti persepsi tenaga kerja terhadap perusahaan tempat mereka bekerja dari beragam aspek, di antaranya kepuasan kerja, kesempatan karir, inovasi, keadilan, inklusi serta keseimbangan kerja dan hidup.

Statista menjelaskan bahwa perusahaan nan masuk pemeringkatan ini adalah perusahaan (atau anak perusahaan) nan beraksi di Indonesia dan kudu mempekerjakan lebih dari 200 orang.

(anl/ega)

Selengkapnya
Sumber detik finance
detik finance