Ketua Baznas, Sodik Mudjahid(Baznas)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) secara resmi menegaskan visi strategis "Menjadi Model Pengelola Dana Umat untuk Kemajuan dan Kesejahteraan". Penegasan ini disampaikan dalam agenda Pra-Rapat Koordinasi Nasional (Rakornas) Baznas RI 2026 sebagai langkah krusial untuk menyatukan visi sekaligus memperkuat struktur kelembagaan di tingkat nasional.
Ketua Baznas, Sodik Mudjahid, menekankan bahwa setiap lembaga memerlukan arah nan jelas agar seluruh program kerja dapat melangkah secara terukur, terkoordinasi, dan memberikan akibat faedah nan optimal bagi masyarakat luas.
"Kalau kita bekerja tanpa kompas, tentu kerja kita tidak ada arahnya. Kalau kita bekerja tidak dalam lembaga, maka kita tidak solid," tegas Sodik dalam arahannya.
Menurut Sodik, penguatan kelembagaan kudu berakar pada penyamaan visi, misi, dan asta strata. Hal ini bakal menjadi pedoman utama dalam membangun budaya kerja nan cerdas, kerja keras, serta berbobot di seluruh lini organisasi. Ia juga memastikan bahwa semangat "Zakat Menguatkan Indonesia" tetap dipertahankan sebagai identitas utama Baznas. Identitas ini bakal dibarengi dengan beragam penemuan berkepanjangan agar pengelolaan zakat tetap relevan dengan dinamika era dan kebutuhan masyarakat nan terus berkembang.
Lebih lanjut, Sodik menjelaskan bahwa visi menjadi model pengelola biaya umat merupakan komitmen jangka panjang. Ia menggarisbawahi bahwa kata "model" dalam konteks ini berarti sebagai teladan alias uswah.
"Visi kita adalah menjadi model pengelola biaya umat untuk kemajuan dan kesejahteraan. Model itu dalam bahasa kepercayaan adalah uswah alias teladan. Karena itu, Baznas pusat, Baznas provinsi, hingga Baznas kabupaten dan kota kudu menjadi uswatun hasanah dalam pengelolaan biaya umat," jelasnya.
Ke depan, peran Baznas diproyeksikan tidak hanya terbatas pada pengelolaan zakat, infak, dan infak (ZIS) secara konvensional. Lembaga ini ditargetkan menjadi model pengelolaan biaya umat dalam skala nan lebih luas guna mendorong kemajuan bangsa dan meningkatkan taraf kesejahteraan masyarakat secara signifikan.
Sodik berambisi visi besar ini menjadi kompas bagi seluruh jejeran Baznas dalam menerapkan tata kelola nan profesional, amanah, transparan, dan akuntabel. Dengan standar tersebut, Baznas diharapkan bisa menjadi rujukan utama pengelolaan biaya umat, baik di tingkat nasional maupun internasional. (E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·