Baznas mendistribusikan daging kurban bagi sekitar 6.700 pengungsi Palestina di Suriah.(Baznas)
Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) melalui Program Kurban Berkah Palestina mendistribusikan daging kurban bagi sekitar 6.700 pengungsi Palestina nan tinggal di sejumlah kamp pengungsian di Provinsi Idlib, Suriah, pada momentum Idul Adha 1447 H/2026 M. Sebaran pendistribusiannya dilaksanakan di sejumlah kamp pengungsian nan berada di wilayah Hazano dan Sarmada. Di Hazano, support disalurkan ke Kamp Qusaniyah, Shariaa, dan Qadisiyah. Sementara di wilayah Sarmada, pengedaran dilakukan di Kamp Sarmada dan Kamp Al-Omareen.
Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, mengatakan, Program Kurban Berkah Palestina nan diinisiasi BAZNAS merupakan corak solidaritas dan kepedulian masyarakat Indonesia terhadap rakyat Palestina nan hingga sekarang tetap menghadapi beragam kesulitan akibat bentrok dan kondisi kemanusiaan nan berkepanjangan.
“Melalui Program Kurban dan Sedekah Palestina, kami mau memastikan amanah masyarakat Indonesia dapat sampai kepada saudara-saudara kita nan membutuhkan. Kurban ini menjadi simbol kepedulian, persaudaraan, dan support moral bagi para pengungsi nan hidup dalam keterbatasan,” ujar Sodik dalam keterangannya, Selasa (23/6).
Sodik menjelaskan, proses pengedaran daging hewan kurban dari 200 ekor domba dilaksanakan pada 27–29 Mei 2026 di wilayah Hazano dan Sarmada, menjangkau ribuan pengungsi Palestina nan bermukim di Suriah.
“Kami berambisi penyaluran daging kurban ini dapat menghadirkan kebahagiaan bagi saudara-saudara kita pengungsi Palestina nan hingga sekarang tetap terdampak bentrok kemanusiaan berkepanjangan, khususnya pada momentum Hari Raya Iduladha,” katanya.
Sodik juga menyampaikan apresiasi kepada Kedutaan Besar Republik Indonesia (KBRI) Damaskus nan telah memberikan pendampingan dan support selama proses penyaluran bantuan kemanusiaan tersebut.
“Kami menyampaikan terima kasih dan penghargaan kepada KBRI Damaskus nan telah mendampingi serta membantu kelancaran pengedaran Program Kurban Berkah Palestina. Dukungan ini menjadi bagian krusial dalam memastikan support dari masyarakat Indonesia dapat tersalurkan dengan baik kepada para penerima manfaat,” ujar Sodik.
Ia menambahkan, Baznas bakal terus memperluas jangkauan support kemanusiaan internasional melalui beragam program nan tepat sasaran dan berkelanjutan.
“Kami juga mengucapkan terima kasih kepada seluruh masyarakat Indonesia nan telah mempercayakan zakat, infak, sedekah, dan kurbannya melalui Baznas. Dukungan tersebut memungkinkan support kemanusiaan menjangkau para pengungsi Palestina nan sangat memerlukan uluran tangan,” ucap Sodik.
Sementara itu, KBRI Damaskus nan diwakili oleh Pelaksana Fungsi Penerangan, Sosial dan Budaya (Pensosbud) Bayu Arif Ramadhan menyampaikan apresiasi kepada Baznas RI dan masyarakat Indonesia atas support nan telah diberikan melalui Program Kurban Berkah Palestina Baznas 2026.
Bayu menjelaskan, meskipun baru pertama kali dilaksanakan di Suriah, Program Kurban Berkah Palestina oleh Baznas mendapat sambutan dan apresiasi nan sangat baik dari perwakilan Pemerintah Suriah maupun para pengungsi Palestina nan berada di kamp-kamp pengungsian.
Ia juga mengungkapkan, tim KBRI Damaskus kudu menempuh perjalanan lebih dari delapan jam dari Damaskus menuju wilayah Idlib untuk mendampingi proses pengedaran bantuan. Perjalanan tersebut melewati medan nan cukup berat, termasuk area gurun pasir, demi memastikan support kemanusiaan dari masyarakat Indonesia dapat diterima langsung oleh para pengungsi Palestina.
“Selain itu, turut disampaikan agar kiranya Pemerintah dan masyarakat Indonesia dapat kembali memberikan beragam support kemanusiaan nan diperlukan di masa mendatang, mengingat situasi susah nan dihadapi oleh para pengungsi Palestina di Kamp Sarmada maupun kamp pengungsian lainnya,” tandas Bayu. (E-3)
English (US) ·
Indonesian (ID) ·