Baznas RI Perkuat Layanan Kurban dengan Dampak Ekonomi Luas

Sedang Trending 55 menit yang lalu

, JAKARTA, – Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI tahun ini memperkuat strategi jasa kurban untuk memastikan pendistribusian nan lebih luas dan memberikan akibat ekonomi nyata bagi masyarakat di seluruh Indonesia, demikian disampaikan dalam keterangan resmi Senin (tanggal tidak disebutkan).

Ketua Baznas RI, Sodik Mudjahid, menekankan bahwa penyelenggaraan kurban kudu memperhatikan aspek penguatan ekonomi umat sebagai fondasi kemajuan bangsa. "Maka kita mau sekarang membangun visi baru," ujarnya, seraya menambahkan bahwa ekonomi umat kudu dibangun dengan kesungguhan nan sama seperti dalam berpolitik alias menyelenggarakan ibadah haji.

Baznas berfokus pada tiga perihal utama, ialah penguatan penghimpunan biaya umat, pendayagunaan nan setara dan berdampak, serta percepatan digitalisasi secara terpadu. Pimpinan Bidang Mobilisasi dan Pengumpulan Baznas RI, Rizaludin Kurniawan, menambahkan pentingnya menghadirkan nilai spiritual dalam jasa kurban agar tidak sekadar menjadi rutinitas tahunan.

Pentingnya Nilai Spiritual dan Digitalisasi

Rizaludin membujuk pengelola amal untuk menguatkan pesan-pesan keagamaan nan menyentuh dimensi spiritual, filosofis, dan sosial dalam setiap aktivitas kurban. Ia juga mendorong peningkatan kualitas komunikasi dakwah, ekspansi kanal pembayaran, percepatan digitalisasi, serta penguatan jasa amil, termasuk transparansi pelaporan kepada pemberi kurban.

Pemanfaatan kanal digital didorong untuk memudahkan masyarakat dalam berkurban melalui skema pembayaran nan lebih fleksibel, didukung dengan transparansi dan pengarsipan baik agar kepercayaan masyarakat meningkat.

Kolaborasi untuk Dampak Sosial Lebih Luas

Direktur Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam (Bimas Islam) Kementerian Agama (Kemenag) RI, Abu Rokhmad, menekankan pentingnya penguatan sinergi antara lembaga amil amal (LAZ) dan penyuluh kepercayaan untuk memperluas jangkauan jasa kurban kepada masyarakat. "Kolaborasi tersebut menjadi kunci dalam memperkuat syiar kurban agar bisa memberikan akibat sosial nan lebih luas bagi kesejahteraan umat," ucapnya.

Baznas RI sebelumnya menargetkan penyembelihan satu juta hewan setara domba alias kambing dengan nilai ekonomi mencapai Rp2,5 triliun pada Idul Adha 1447 Hijriah/2026 secara nasional, berasas realisasi kurban 2025 nan mencapai Rp2,3 triliun alias setara 790.554 domba alias kambing.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional