Bayi di Dalam Kardus Ditemukan di Samping Rumah Warga di Semarang, Polisi Usut

Sedang Trending 44 menit yang lalu
Sesosok bayi laki-laki ditemukan di dalam kardus di samping rumah penduduk Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Foto: Dok. Istimewa

Bayi laki-laki ditemukan di dalam kardus di samping rumah penduduk Kelurahan Penggaron Kidul, Kecamatan Pedurungan, Kota Semarang. Polisi tetap menyelidiki siapa pembuang bayi malang tersebut.

Kapolsek Pedurungan Kompol Navy Pradhana Prima Satya mengatakan, bayi itu ditemukan oleh penduduk berjulukan Elita (42) saat sedang menyiram kembang sekitar pukul 05.30 WIB. Ia memandang ada kardus berwarna coklat nan kondisinya bergerak.

"Karena penasaran, saksi mendekati kardus dan memeriksanya. Setelah dibuka, rupanya di dalamnya terdapat seorang bayi laki-laki nan diperkirakan baru saja dilahirkan," ujar Navy, Kamis (10/9).

Temuan itu kemudian dilaporkan ke penduduk lain hingga abdi negara kepolisian. Polisi kemudian mengevakuasi bayi tersebut ke RSIA Plamongan Indah.

"Berdasarkan keterangan master jaga, bayi tersebut diperkirakan baru lahir sekitar satu jam sebelum ditemukan," jelas dia.

Selain menemukan bayi, petugas juga menemukan kardus dan sejumlah busana nan tetap terdapat jejak darah. Bayi tersebut mempunyai panjang badan sekitar 49 sentimeter dengan berat kurang lebih 3,4 kilogram.

"Yang menjadi perhatian utama kami adalah keselamatan dan kondisi bayi. Setelah ditemukan, kami berbareng penduduk segera memastikan bayi mendapatkan pertolongan medis," imbuh dia.

Meski begitu, dia menegaskan, pihaknya juga melakukan penyelidikan untuk mengungkap siapa nan membuang bayi tersebut.

“Kami tetap melakukan penyelidikan. Keterangan saksi, kondisi di sekitar lokasi, termasuk kemungkinan adanya rekaman CCTV, semuanya bakal kami dalami untuk mengungkap siapa nan menempatkan alias meninggalkan bayi tersebut di lokasi," tegas Navy.

Pihaknya pun bakal koordinasi Dinas Perlindungan Perempuan dan Anak (PPA), UPTD, Dinas Sosial Kota Semarang, serta pihak rumah sakit mengenai perkembangan bayi.

"Kami berambisi masyarakat nan mengetahui info mengenai keberadaan orang tua alias pihak nan berangkaian dengan bayi ini dapat menyampaikannya kepada kepolisian," kata Navy.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan