Bayang-Bayang Kekhawatiran Warga Bantaran Rel Senen Dapat Hunian Layak

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Pemerintah bakal membangun hunian untuk warga bantaran rel area Senen nan terdampak relokasi. Kebijakan ini merupakan rangkaian tindak lanjut setelah blusukan Presiden Prabowo ke wilayah tersebut.

Bantaran rel senen merupakan salah satu area nan ditinggali oleh banyak masyarakat. Jauh dari kata layak, gubuk-gubuk berdiri hanya sekadar untuk berlindung dan istirahat. Namun, gubuk tersebut telah menjadi rumah bagi mereka selama puluhan tahun lamanya.

Kebijakan relokasi ini memicu beragam respons di kalangan warga. Antara angan dan keraguan muncul di akal masyarakat. Ibnu, salah satu penduduk nan hidup dari mini di bantaran rel mengaku senang jika memang mendapatkan kediaman layak.

"Kalau semisal emang di sini dapat semua (hunian) pasti bakal pindah," kata Ibnu saat ditemui Liputan6.com, Sabtu (11/4/2026).

Baginya, mendapatkan kediaman layak menjadi sebuah impian. Apalagi, dia mendengar adanya info bagi penduduk nan telah direlokasi, lampau kembali ke bantaran rel, bakal ditertibkan oleh Dinas Sosial.

Di sisi lain, pihak kelurahan juga telah melakukan pendataan bagi penduduk nan tinggal di bantaran rel, serta siapa saja nan bakal dapat kediaman layak tersebut.

Sebagai informasi, area bantaran rel ini terbagi menjadi dua manajemen nan dipisahkan oleh rel kereta, ialah Kelurahan Kramat, Kecamatan Senen dan Kelurahan Tanah Tinggi, Kecamatan Johar Baru. Dua wilayah nan dikenal sebagai pemukiman padat masyarakat di Jakarta.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita