
Cristian Chivu mengikuti jejak dua pembimbing legendaris usai membawa Inter Milan juara Liga Italia 2025-2026 (Foto: Inter Milan)
KEBERHASILAN Inter Milan meraih scudetto ke-21 tak terlepas dari tangan dingin Cristian Chivu. Pria berkebangsaan Rumania itu langsung mengikuti jejak dua pembimbing legendaris nan pernah menangani klub.
Inter menyegel gelar juara Liga Italia 2025-2026 usai menaklukkan Parma 2-0 pada giornata 35. Gol Marcus Thuram (45+1’) dan Henrikh Mkhitaryan (80’) memastikan tiga nomor buat Il Biscione di Stadion Giuseppe Meazza, Milan, Italia, Senin 4 Mei 2026 awal hari WIB.

Dengan kemenangan itu, Inter meraup 82 nomor dari 35 laga. Mereka tak lagi terkejar oleh Napoli di posisi dua nan baru mengoleksi 70 nomor dengan tiga pertandingan tersisa.
1. Juara saat Debut
Chivu langsung mendapatkan puja-puji. Allenatore berumur 45 tahun itu bisa menyulap Inter menjadi juara di musim debutnya sebagai pembimbing kepala. Padahal, penunjukannya diiringi pesimisme.
Betapa tidak, Chivu tergolong hijau sebagai pelatih. Ia hanya bermodal pengalaman melatih tim muda Inter Milan pada 2018-2024 dan Parma selama hitungan bulan pada Februari hingga Juni 2025.
Sempat terseok-seok di awal, Chivu perlahan membawa Inter stabil di papan atas. Ia menyumbang 26 kemenangan, 4 seri, dan 5 kali kalah, dalam 35 laga menuju kampiun.
Kiprah impresif itu langsung membawanya sejajar dengan pembimbing legendaris. Chivu menyamai catatan empat pembimbing lain termasuk Jose Mourinho pada 2008-2009 nan bisa membawa tim langsung juara di musim debutnya di Serie A.
3 bulan yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·