Baskara Mahendra Ungkap Persiapan Fisik saat Main di Film Lobang Buaya

Sedang Trending 53 menit yang lalu
Baskara Mahendra saat konvensi pers perilisan trailer dan poster movie "Lobang Buaya" di area Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Aktor Baskara Mahendra mengaku mempunyai kesukaan terhadap sejarah Indonesia sejak tetap bersekolah. Pria kelahiran 1993 itu selalu tertarik membaca buku-buku sejarah. Baginya, membaca kitab tersebut seperti membaca sebuah cerita.

"Kalau buatku pribadi, saya memang senang banget sama sejarah. Kalau kitab paketnya datang, saya malah baca sejarah lantaran buatku kayak baca kitab cerita, kayak baca kitab fiksi," kata Baskara Mahendra saat ditemui di area Senayan, Jakarta Pusat.

Hal tersebut juga menjadi salah satu aspek nan membuatnya tertarik menerima tawaran bermain dalam film Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah garapan Hanung Bramantyo.

Baskara Mahendra saat konvensi pers perilisan trailer dan poster movie "Lobang Buaya" di area Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Persiapan Baskara Mahendra saat Main di Film Lobang Buaya

Dalam movie Lobang Buaya, Baskara berkedudukan sebagai Letnan Soegeng, seorang abdi negara nan melakukan investigasi untuk mengungkap beragam kejahatan nan terjadi. Menurut Baskara, karakter Letnan Soegeng mempunyai peran nan cukup krusial dalam mengungkap misteri di dalam cerita.

Ia menggambarkan movie tersebut mempunyai komponen seperti cerita whodunnit, nan mana penonton bakal diajak mencari tahu siapa pelaku di kembali beragam kejadian.

“Perannya di sini lebih seperti detektif kali ya. Mencari tahu siapa nan melakukan kejahatan tersebut, mencari tahu apa nan sebenarnya terjadi,” tutur Baskara.

“Jadi kayak perlahan-lahan kita bakal reveal satu per satu apa nan terjadi, siapa nan melakukan kira-kira, terus hubungannya apa dengan kehidupan Letnan Soegeng lantaran rupanya perlahan kehidupan Soegeng juga terbawa juga,” lanjutnya.

Untuk memerankan Soegeng, Baskara melakukan sejumlah persiapan fisik. Meski tidak sampai mengubah corak tubuh secara spesifik, dia tetap memperhatikan postur tubuh hingga penampilan untuk membangun karakter seorang aparat.

“Kalau bentuk mungkin enggak spesifik seperti corak badan, tapi postur badannya. Pastinya enggak postur badan abdi negara pasti enggak klemar-klemer lah,” ujar Baskara sembari bercanda.

Konferensi pers perilisan trailer dan poster movie "Lobang Buaya" di area Senayan, Jakarta Pusat, Sabtu (29/8/2026). Foto: Salsha Okta Fairuz/kumparan

Sementara itu, Anya Zen juga menjalani persiapan unik untuk memerankan karakter Ningsih, seorang penari ronggeng. Ia mengatakan, para pemain menjalani masa persiapan selama sekitar tiga minggu.

Selama periode tersebut, mereka melakukan beragam kegiatan, mulai dari reading, latihan, hingga persiapan fisik. Khusus untuk menari, Anya mengaku menghabiskan waktu sekitar tiga hingga empat jam dalam 10 hari untuk mempelajari koreografi dari awal.

“Aku mungkin latihan menarinya itu tiga-empat jam dalam 10 hari lantaran kudu belajar koreonya dari awal,” kata Anya.

Ia mengakui proses belajar menari tersebut bukanlah perihal nan mudah. Menurutnya, menjadi seorang penari tidak hanya memerlukan keahlian menghafal dan melakukan koreografi, tetapi juga keahlian untuk menjiwai setiap gerakan.

“Susah lantaran jika menari itu kan bukan bergerak aja, tapi kudu ada jiwanya juga. Jadi belajar koreografi, menjiwai, ngapalin koreografinya,” ucap Anya.

Lewat karakter Sugeng dan Ningsih, Baskara Mahendra serta Anya Zen pun menjalani persiapan nan berbeda untuk membangun peran masing-masing di movie Lobang Buaya: 309 Hari Sebelum Tragedi Berdarah. Film bergenre seram misteri dari Hanung Bramantyo ini dijadwalkan tayang pada 1 Oktober 2026 di bioskop.

Selengkapnya
Sumber Kumparan
Kumparan