Basarnas Prediksi 18 Korban Kapal Tenggelam di Selayar Hanyut ke NTB

Sedang Trending 1 minggu yang lalu

Makassar, CNN Indonesia --

Tim SAR gabungan masih mencari 18 korban lenyap kapal KM Nurul Salsa tenggelam di Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, yang hingga saat ini belum ditemukan.

"Sampai saat ini tetap ada 18 korban sesuai dengan konfirmasi nan kita terima dari pihak family nan melaporkan ke posko SAR," kata Direktur Operasi Basarnas, Laksamana Pertama TNI Yudhi Bramantyo kepada wartawan, Senin (20/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

Yudhi menyebut bahwa jumlah keseluruhan penumpang dan awak kapal KM Nurul Salsa nan tenggelam pada Rabu (15/7) kemarin berjumlah 78 orang.

"59 selamat, 1 meninggal bumi dan 18 korban nan tetap diupayakan kita cari," ujarnya.

Dalam operasi ini, kata Yudhi, tim SAR campuran mendapatkan support armada nan dikerahkan seperti KN SAR Kamajaya, KN SAR Puntadewa 250, KN SAR Pacitan 102, KRI Marlin 877, KRI Hiu 634 dan pesawat Boeing B737-200, nelayan serta potensi SAR.

"Kemungkinan prediksi Search and Rescue Marine Prediction (SARMAP) nan kita lakukan, kemungkinan hingga hari ke enam ini korban bakal lebih banyak hanyut terbawa arah barat daya sekitar Pulau Nusa Tenggara Barat (NTB), makanya kita libatkan SAR Mataram dan Denpasar untuk disiagakan," katanya.

Yudhi mengatakan tim SAR campuran telah mengevakuasi tujuh korban KM Nurul Salsa nan tenggelam di perairan Kabupaten Kepulauan Selayar, Sulawesi Selatan, setelah ditemukan oleh kapal nelayan dalam kondisi selamat.

"Pada operasi hari ke empat kita mengevakuasi lima orang dan hari kelima dua orang lagi dalam kondisi selamat," kata Yudhi.

Sampai hari ini, kata Yudhi operasi SAR tersebut dibagi menjadi lima sektor dengan mengerahkan seluruh armada nan ada saat ini.

"Kalau kemarin hanya 4 sektor, hari ini kita tambah menjadi lima sektor dan areanya agak lebih luas 1.980 nautical mile persegi," ujarnya.

(mir/fra)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional