Bareskrim Telusuri Dugaan Perdagangan Orang Libatkan WNI di Jeju Korsel

Sedang Trending 20 jam yang lalu

Liputan6.com, Jakarta - Direktorat Tindak Pidana Perempuan dan Anak serta Pidana Perdagangan Orang (Dittipi PPA-PPO) Bareskrim Polri menelusuri info mengenai dugaan penduduk negara Indonesia (WNI) menjadi korban maupun terlibat tindak pidana perdagangan orang (TPPO) di Pulau Jeju, Korea Selatan.

Direktur PPA-PPO Brigjen Pol. Nurul Azizah mengatakan pihaknya memperoleh info tersebut dari media sosial. Informasi itu kemudian ditindaklanjuti dengan berkoordinasi dengan Divisi Hubungan Internasional (Divhubinter) Polri dan kementerian terkait.

"Terkait pemberitaan tersebut, dari Direktorat PPA dan PPO Bareskrim sudah melakukan koordinasi dengan Div Hub Inter Polri dan kementerian terkait. Sampai saat ini belum ada laporan resmi nan kami terima," kata Nurul dikonfirmasi di Jakarta, Minggu.

Nurul mengatakan info dugaan TPPO tersebut selanjutnya menjadi bahan pembahasan bersama. Pihaknya juga melakukan koordinasi secara informal dengan sejumlah pihak terkait.

Dia menyebut hingga sekarang belum menerima laporan resmi mengenai dugaan TPPO nan dilaporkan WNI di Jeju.

"Alurnya ini laporan itu dari P2MI, maupun BP2MI, tapi sampai sekarang belum ada laporan resmi nan kami terima. Tetapi, info tersebut sudah kami tindak lanjuti," ujar Nurul.

Nurul mengatakan andaikan kreator akun tersebut betul telah melaporkan kejadian itu ke KBRI, semestinya info tersebut sudah diteruskan kepada pihak terkait. Namun, hingga sekarang belum ada pemberitahuan maupun laporan mengenai unggahan tersebut.

"WNI terlarangan tetap menjadi tanggungjawab negara, tetapi mereka tetap melapor. Kami tetap berkoordinasi, biasanya P2MI nan terima laporan, alias kami share ke desk perlindungan imigran Indonesia. Dari P2MI bakal berkoordinasi dengan pihak Korea, di situlah titik alurnya bertemu. Apakah mereka laporan alias tidak, itu kelak dari hasil koordinasi P2MI ke perwakilan kami di Korea," terangnya.

Selengkapnya
Sumber Liputan6 Berita
Liputan6 Berita