Bareskrim Tangkap Buronan Interpol Kasus Penipuan Online Internasional

Sedang Trending 1 bulan yang lalu

Jakarta, CNN Indonesia --

Bareskrim Polri menangkap buronan Interpol berinisial LCS mengenai kasus penipuan online jaringan internasional.

Direktur Tindak Pidana Siber Bareskrim Polri Brigjen Himawan Bayu Aji mengatakan Warga Negara Indonesia (WNI) itu ditangkap saat tiba di Bandara Soekarno-Hatta, pada Minggu (3/5) kemarin.

Ia menjelaskan buronan LCS merupakan tersangka kasus penipuan online lintas negara nan melibatkan jaringan internasional dan beraksi di negara Kamboja.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO CONTINUE WITH CONTENT

"Tim campuran Polri sukses menangkap seorang Warga Negara Indonesia (WNI) berinisial LCS nan masuk dalam daftar buronan internasional (Red Notice) Interpol," ujarnya dalam keterangan tertulis, Selasa (5/4).

Himawan mengatakan pelaku LCS juga tercatat melakukan penipuan di 23 kasus nan dilaporkan di seluruh Polda jajaran. Ia mengatakan kasus puluhan kasus LCS itu saat ini telah diambil alih oleh Bareskrim untuk mempermudah proses investigasi serta pemberkasan perkara.

Berdasarkan hasil pemeriksaan, dia menyebut LCS berkedudukan sebagai operator dalam menjalankan tindakan penipuan online dengan menggunakan platform berjulukan "abbishopee".

Sebelum menangkap LCS, kata dia, interogator juga telah menangkap tiga tersangka lain. Ketiga tersangka dari jaringan LCS itu sudah divonis oleh Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Penangkapan terhadap tersangka LCS ini merupakan hasil kerja sama dan koordinasi lintas negara serta corak kesungguhan kami dalam menindak pelaku kejahatan siber, khususnya penipuan online nan merugikan masyarakat luas," jelas Himawan.

Lebih lanjut, Himawan mengatakan saat ini LCS sedang diperiksa interogator di Bareskrim Polri.

Ia menegaskan interogator tetap bakal terus mengembangkan kasus ini untuk mengungkap jaringan nan lebih luas.

"Kami bakal terus melakukan pengembangan untuk mengungkap jaringan internasional nan terlibat, serta menelusuri aliran biaya hasil kejahatan guna pemulihan kerugian para korban," kata jenderal bintang satu Polri itu.

(tfq/kid)

Add as a preferred
source on Google

[Gambas:Video CNN]

Selengkapnya
Sumber CNN Indonesia Nasional
CNN Indonesia Nasional