Liputan6.com, Jakarta - Bareskrim Polri menjerat bos kasino Batam, Suwanda namalain Akau, dengan pasal tindak pidana pencucian duit (TPPU). Selain TPPU, Akau juga dijerat dalam kasus tindak pidana perjudian kasino.
"Terhadap tersangka atas nama Suwanda namalain Akau, selain dikenakan tindak pidana mengenai pertaruhan kasino juga dikenakan pidana mengenai pencucian uang," kata Wakil Kepala Bareskrim Polri Irjen Pol. Nunung Syaifuddin kepada wartawan, Sabtu (29/8/2026).
Namun, Nunung tidak menjelaskan lebih lanjut mengenai perkembangan perkara tersebut saat ini.
Tim campuran Bareskrim Polri membongkar praktik pertaruhan kasino nan diduga beraksi secara terselubung di kembali tempat intermezo di Kota Batam, Kepulauan Riau.
Polisi Lakukan Penggerebekan
Penggerebekan dilakukan pada Sabtu (15/8/2026) sekitar pukul 21.30 WIB di Nine Stage Lounge and Bar, Ruko Nagoya Indah Blok B2 Nomor 9, Batu Selicin, Batam.
Dalam operasi tersebut, polisi mengamankan 197 orang nan diduga mempunyai peran berbeda dalam aktivitas perjudian. Mereka terdiri atas pemilik, manajemen, kasir, penukar chip, dealer alias bandar, hingga pemain.
Wakabareskrim Polri Irjen Pol Nunung Syaifuddin mengatakan pengungkapan kasus tersebut merupakan hasil penyelidikan nan dilakukan selama sekitar dua hingga tiga bulan.
“Penindakan ini berasal bukan hanya dari info masyarakat saja, tapi juga info dari rekan-rekan media dan tokoh masyarakat di Batam,” kata Nunung saat konvensi pers di Mapolres Barelang, Minggu (16/8/2026).
Ada Puluhan WNA
Dari 197 orang nan diamankan, polisi mengidentifikasi satu orang pemilik berinisial A, dua manajer, lima kasir, satu pengawas, 25 penukar chip, 65 dealer alias bandar, dua staf marketing, serta 96 pemain.
Dari 96 pemain tersebut, 86 orang merupakan penduduk negara Indonesia (WNI), sedangkan 10 lainnya penduduk negara asing (WNA).
Sepuluh WNA tersebut terdiri atas tujuh penduduk negara China, dua penduduk negara Singapura, dan satu penduduk negara Malaysia.
Sementara itu, sembilan orang nan sekarang dibawa ke Bareskrim bakal menjalani pemeriksaan lebih lanjut untuk mendalami peran mereka dalam praktik pertaruhan kasino tersebut.
Baca buletin terkini dan terpercaya di Berita Liputan6
2 minggu yang lalu
English (US) ·
Indonesian (ID) ·