Bappenas Siapkan Desain Besar Pemberdayaan Masyarakat, Ini Bocorannya!

Sedang Trending 3 hari yang lalu

Jakarta, CNBC Indonesia - Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional/Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Rachmat Pambudy mengatakan pemerintah tengah menyiapkan desain besar pemberdayaan masyarakat. Nantinya, penyusunan kreasi itu bakal dilakukan berbareng dengan Menteri Koordinator Bidang Pemberdayaan Masyarakat Muhaimin Iskandar.

Dengan kreasi itu, nantinya program pemberdayaan masyarakat bisa lebih terarah dan dijadikan sebagai strategi dan kebijakan pembangunan nasional. Nantinya, kementerian dan lembaga teknis bakal berkontribusi melalui mandat dan kapasitasnya masing-masing.

"Baik melalui penguatan kapabilitas sosial, penguatan kewirausahaan, pengembangan upaya mini termasuk dari Kementerian Dalam Negeri dan kementerian lain, untuk memastikan bahwa wilayah terus bersama-sama dengan pusat membangun bersama," kata Rachmat dalam Dialog Nasional Pemberdayaan, Rabu (14/10/2026).

"Oleh lantaran itu saya membujuk seluruh pemerintah daerah, kita membujuk bumi usaha, perguruan tinggi, organisasi masyarakat sipil, komunitas, dan mitra pembangunan untuk berkedudukan aktif dalam penyusunan hingga penerapan pengarsipan kebijakan ini."

Rachmat menggarisbawahi pemerintah mempunyai visi pembangunan tidak hanya sekadar dari aspek fisik, melainkan melalui pemberdayaan manusia. Dia memberikan gambaran bahwa prasarana seperti bangunan, jalan hingga jembatan tidak bakal memperkuat lama jika tidak ada manusia nan memelihara. Dengan kata lain, jika tidak ada manusia nan berdaya, maka pembangunan prasarana bentuk bakal menjadi sia-sia.

Dalam kesempatan nan sama, Menteri Desa dan Pembangunan Tertinggal Yandri Susanto mengatakan sudah melakukan pemberdayaan untuk masyarakat desa. Misalnya, revitalisasi Badan Usaha Milik Desa dan pembentukan Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih; pengembangan desa ekspor; peningkatan ketahanan pangan lokal desa; desa swasembada energi, air dan pangan dan sebagainya.

"Ini sudah banyak terutama semuanya itu adalah aktivitas ekonomi lantaran tanpa ada pemberdayaan, maka sejatinya persoalan kemiskinan dan lain persoalannya itu tidak bakal terpecahkan dengan secara paripurna," ujar Yandri.

Meski demikian, Yandri mengatakan saat ini tetap terdapat 4.672 desa tertinggal dan 4.694 desa sangat tertinggal. Tak hanya itu, 5.758 desa belum terakses listrik PLN. Selain itu, 12,58 juta masyarakat desa tetap berada di dalam kemiskinan.

"Oleh lantaran itu tidak ada kata lain selain adalah pemberdayaan. Kami meyakini bilamana desa-desa di Indonesia kita selesaikan segala persoalannya, sejatinya kita menyelesaikan persoalan-persoalan Republik," tegasnya.

(haa/haa) [Gambas:Video CNBC]

Selengkapnya
Sumber CNBC Indonesia News
CNBC Indonesia News
↑