Bapenda Jayawijaya Targetkan PAD Rp90 Miliar, Minta Dukungan Masyarakat Bayar Pajak

Sedang Trending 58 menit yang lalu

, WAMENA, – Badan Pendapatan Daerah (Bapenda) Kabupaten Jayawijaya, Papua Pegunungan, mengharapkan support penuh masyarakat untuk mencapai sasaran Pendapatan Asli Daerah (PAD) 2026. Dukungan tersebut terutama dalam corak ketaatan bayar pajak dan retribusi daerah.

Pelaksana Tugas Kepala Bapenda Kabupaten Jayawijaya, Immanuel YAR Rumere, menyampaikan perihal ini dalam keterangan tertulis di Wamena, Kamis. Ia menekankan bahwa sumber-sumber PAD dari pajak dan retribusi sangat banyak sehingga memerlukan partisipasi serius masyarakat.

"Sumber-sumber PAD dari pajak dan retribusi sangat banyak, sehingga memerlukan support serius masyarakat dalam bayar iuran setiap bulan tepat waktu," kata Immanuel.

Potensi Pajak dan Retribusi

Immanuel merinci beragam sumber PAD di Kabupaten Jayawijaya nan berasal dari sektor pajak dan retribusi. Sumber-sumber tersebut antara lain parkiran bandara, sektor perdagangan, perhotelan, pajak iklan, galian C, retribusi terminal, serta retribusi persampahan.

Selain sumber-sumber konvensional tersebut, Bapenda Jayawijaya juga mulai melirik potensi baru. Salah satu objek pajak nan bakal menjadi konsentrasi ke depan adalah videotron.

"Ke depan ada beberapa objek pajak nan menjadi konsentrasi kami, salah satunya videotron dalam rangka peningkatan PAD Kabupaten Jayawijaya tahun 2026," ujarnya.

Videotron Jadi Sasaran Pajak Baru

Immanuel menjelaskan bahwa penggunaan videotron di Kabupaten Jayawijaya saat ini cukup masif. Media tersebut kerap digunakan dalam beragam aktivitas tertentu maupun untuk pemutaran siaran olahraga nan digemari masyarakat.

"Kami lihat penggunaan videotron telah ramai di Jayawijaya, maka kami bakal mencoba mendorongnya masuk dalam objek pajak," tegasnya.

Untuk merealisasikan rencana tersebut, Bapenda bakal melakukan serangkaian tahapan. Kajian dan sosialisasi kepada para pihak mengenai bakal menjadi langkah awal sebelum menyusun rancangan pajak alias retribusi videotron.

"Beberapa tahapan bakal dilakukan sebelum membikin rancangan pajak alias retribusi videotron, salah satunya kajian dan sosialisasi kepada sumber pendapatan tersebut," kata Immanuel.

Target PAD Meningkat Signifikan

Immanuel mengungkapkan bahwa sasaran PAD Kabupaten Jayawijaya pada tahun 2025 ditetapkan sebesar Rp75 miliar. Angka ini bakal ditingkatkan menjadi Rp90 miliar pada tahun 2026.

Demi mencapai sasaran ambisius tersebut, dia berambisi seluruh ketua Organisasi Perangkat Daerah (OPD) nan menjadi sumber pendapatan Pemkab Jayawijaya dapat memaksimalkan potensi nan ada. Dukungan masyarakat juga dinilai krusial.

"Kami tentu berambisi ketua OPD nan masuk dalam sumber pendapatan Pemkab Jayawijaya dapat terus memaksimalkan potensi wilayah nan ada dalam mencapai PAD dalam tahun ini. Masyarakat pun kami minta mendukung capaian sasaran PAD dengan bayar pajak dan retribusi sesuai waktu nan ditentukan," pungkasnya.

Konten ini diolah dengan support AI.

sumber : antara

Selengkapnya
Sumber Republika Nasional
Republika Nasional